Hemmen

Anjungan Nusantara Kuala Lumpur Dorong Produk UMKM Indonesia Tampil di Malaysia

Anjungan Nusantara Kuala Lumpur Malaysia UMKM
Anjungan Nusantara Kuala Lumpur mendorong Produk UMKM dari Indonesia, untuk tampil di Malaysia. Foto:Dok.Pelita Mice Malaysia

SUDUTPANDANG.ID – Keberadaan Anjungan Nusantara Kuala Lumpur menjadi kabar gembira untuk pelaku UMKM Indonesia, khususnya bagi mereka yang sekian tahun sudah berjuang dalam memproses, menyempurnakan hingga melakukan evaluasi produknya secara terus menerus dan berharap produknya bisa go international.

Kini impian itu bisa terwujud, karena Anjungan Nusantara Kuala Lumpur akan resmi dibuka per 1 Desember 2023.

Sama seperti Anjungan Nusantara yang ada di Indonesia, perwujudannya adalah sebuah toko retail yang sejak 2016 membantu UMKM Indonesia dalam mendistribusikan produk-produknya, mulai dari makanan, minuman kemasan hingga batik dan fesyen maupun aksesoris.

Anjungan Nusantara sempat hits di beberapa kota Indonesia. Sebut saja Kota Batu, Surabaya, Semarang, Makassar dan Jogjakarta hingga terpaksa ditutup sementara akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak 2020 – 2023 awal. Akhirnya dunia sepakat menjadikan pandemi Covid-19 sudah selesai.

Anjungan Nusantara Kuala Lumpur ini akan hadir sebagai yang pertama di luar negeri. Tak tanggung-tanggung tanggung, anjungan akan berada di lokasi yang paling strategis dan bergengsi di Malaysia, yaitu di Bukit Bintang, tepatnya di Fahrenheit88 Mall Lantai 1 Lot 21.

BACA JUGA  Sri Mulyani: Kemenkeu Cairkan Dana Rp540 Triliun untuk Subsidi dan Kompensasi

Kurasi sudah dilakukan sejak Januari hingga Oktober 2023 dari berbagai UMKM khususnya produk-produk yang dianggap mampu mewakili Indonesia di Internasional. Beberapa produk yang sudah masuk dalam kurasi adalah Els Collections (Busana Muslim), Cottonprint (Mukenah), Princess Batique (Batik Banyuwangi), RR Collections (Papua Barat).

Kurasi terakhir akan dilakukan bertepatan dengan kegiatan “Pesona Indonesia Expo Jawa Timur” pada tanggal 8-12 November 2023 di Kota Surabaya.

Selanjutnya, semua produk terpilih akan segera dibawa untuk proses fitting di lokasi Anjungan Nusantara Kuala Lumpur.

“Anjungan Nusantara sebagaimana fungsi awalnya adalah program perbantuan untuk memberikan ruang bagi UMKM Indonesia sehingga produk-produknya boleh dikenal lebih luas di masyarakat. Sejak awal seringkali dikenal sebagai toko oleh-oleh,” kata Paul Pieter, Direktur Anjungan Nusantara Indonesia yang juga desainer senior dari Surabaya, salam siaran pers, Minggu (29/10/2023).

BACA JUGA  Harga Minyak Jatuh Karena Kenaikan Produksi AS

Berbeda dengan kurasi-kurasi yang diadakan sebelum-sebelumnya yang juga direncanakan untuk go international, sering sekali terjadi bahwa kurasi sudah dilakukan, pameran juga diadakan. Namun tidak ada distributor internasional yang bersedia menampung produk Indonesia. Padahal dari sisi kualitasnya bagus dan kuantitas juga mampu memenuhi permintaan pasar.

“Itulah, maka Anjungan Nusantara ini hadir dengan motto “Dari Indonesia untuk Dunia,” sambung Sukanti Swastikawati, seorang promotor Pameran Internasional dan Presiden Direktur dari Pelita MICE Indonesia.

Anjungan Nusantara Malaysia akan digawangi oleh rekanan Malaysia yaitu Mr. Vikram sebagai Direktur Utama, yang juga menjabat sebagai Vice President Pelita MICE Malaysia.

Pelita MICE merupakan sebuah organisasi yang sering sekali membawa anak-anak Indonesia untuk menampilkan tarian dan budaya di Negeri Jiran bersama dengan Evita Mirnasari, seorang warga negara Indonesia yang sukses sebagai desainer di Malaysia dan juga Presiden Direktur dari Pelita MICE.

BACA JUGA  Erick Thohir: 28.000 Petani Peroleh Pembiayaan Program Makmur

“Anjungan Nusantara adalah program CSR untuk mewadahi UMKM Indonesia agar dapat berpameran di Malaysia,” kata Evita Mirnasari.

Diharapkan, keberadaan Anjungan Nusantara di Malaysia tidak hanya di Kuala Lumpur saja, namun juga akan terus berkembang ke Melaka, Johor Bahru, Penang dan berbagai wilayah lain di Malaysia, pungkas Vikram.(One/01)

Kesbangpol Banten