Hemmen

Dirilis Kemenparekraf, Festival Reog Ponorogo masuk KEN 2024

Grup Reog Brawijaya dari Universitas Brawijaya (UB) Malang terpilih sebagai juara umum dengan membawa pulang predikat penata tari terbaik dan penata iringan musik terbaik pada Festival Nasional Reog Ponorogo 2023 di Ponorogo, yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 17 Juli 2023 di Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur. FOTO: indonesia.travel

PONOROGO-JATIM, SUDUTPANDANG.ID – Festival Reog Ponorogo resmi dinyatakan sebagai salah satu dari sebanyak 110 ajang yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2024 yang dirilis resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)

Pernyataan itu dikutip dari pecinta budaya Reog Ponorogo, Hasyim, di Ponorogo, Jawa Timur, Senin (29/1/2024).

Idul Fitri Kanwil Kemenkumham Bali

“Ini adalah kali ketiga dalam tiga tahun berturut-turut festival kesenian reog yang telah lama menjadi program pariwisata unggulan Pemkab Ponorogo masuk dalam KEN,” katanya.

KEN merupakan kalender pergelaran wisata budaya milik Kemenparekraf yang menjadwal seluruh kegiatan dari Aceh hingga Papua selama tahun 2024.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam siaran persnya mengatakan seluruh ejang yang masuk dalam KEN 2024 telah melalui kurasi yang ketat.

BACA JUGA  Inara Rusli Bawa Bukti Baru ke Polisi Terkait Kasus Pencemaran Nama Baik

“Dari 110 kegiatan tersebut kemudian dituangkan dalam buku katalog Kharisma Event Nusantara 2024, sebagai bentuk informasi ataupun pedoman bagi publik dan wisatawan baik lokal maupun internasional,” katanya.

Ia mengatakan sebelum diumumkan tim kurator terlebih dahulu telah menyeleksi setiap ajang di 38 provinsi di Indonesia.

“Sebanyak 110 event yang masuk KEN 2024 sudah melalui kurasi selama tiga bulan. Kita harus berterima kasih kepada para kurator,” katanya.

Sandiaga mengaku optimistis jika penyelenggaraan KEN yang berkualitas dapat menjadi media promosi sekaligus penggerak wisata di tingkat lokal hingga nasional.

Selain itu, sektor lainnya seperti ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan juga akan berdampak positif.

Berdasarkan data Kemenparekraf, pada 2023 KEN telah menggerakkan hingga 7,3 juta wisatawan, pemberdayaan puluhan ribu pekerja dan UMKM lokal, serta mencetak perputaran ekonomi mencapai Rp12,38 triliun.

BACA JUGA  Plh Sekda Kalbar Hadiri Pembukaan Bimtek dan Workshop Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

“Tahun lalu KEN mampu menggerakkan perputaran ekonomi hingga mencapai Rp12,38 triliun, tentu hal tersebut luar biasa,” kata Sandiaga Uno. (02/Ant)

 

 

 

Barron Ichsan Perwakum