Diserbu Pembeli, Pemilik Toko di Tambora Justru Ingatkan Masyarakat Tidak Belanja Berlebihan

Pengusaha asal Kota Singkawang Phang Mui Jun (Ko Ajun) saat pameran di JIExpo Jakarta/ist

Phang Mui Jun: “Semua harga normal seperti biasa, saya tidak mau memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi,”

Jakarta, SudutPandang.id-Usai pengumuman adanya warga negara Indonesia (WNI) yang positif terjangkit corona, Senin (2/3/2020) kemarin, sejumlah masyarakat tampak panik memborong masker dan barang kebutuhan pokok.

IMG-20220125-WA0002

Tak hanya gerai retail modern, banyak juga yang menyerbu super market dan toko. Salah satu toko yang banyak didatangi pembeli adalah “Toko Ajun Tunas Jaya Kalimantan” di Jalan Krendang Raya Tambora Jakarta Barat.

“Ramai sekali yang beli, sebagai pedagang jujur saya senang, siapa pun yang dagang juga pasti senang tokonya ramai pembeli. Namun saya harap jangan berlebihan, tidak perlu takut,” kata pemilik “Toko Ajun Tunas Jaya Kalimantan”, Phang Mui Jun, saat ditemui, Selasa (3/3/2020).

Ko Ajun demikian biasa disapa mengatakan, meski toko ramai pembeli, namun stok kebutuhan pokok masih tersedia. Ia pun menegaskan tidak ada kenaikan harga.

“Semua harga normal seperti biasa, saya tidak mau memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi,” tegas pengusaha asal Kota Singkawang ini.

Menurutnya, ramainya pembeli juga bertepatan dengan belanja awal bulan yang biasa terjadi setiap bulannya.

“Sepi atau ramai dalam berdagang itu hal biasa. Tuhan Yang Maha Kuasa sudah mengatur rezeki setiap manusia,” tutur Ko Ajun yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial.

Bijak

“Bukannya melarang belanja banyak, namun alangkah bijaknya kita ingat saudara-saudara kita yang masih kekurangan. Jangankan untuk borong, mungkin untuk makan sehari-harinya saja masih kekurangan. Ingat saudaraku semua, tidak baik berlebihan,” tambah pemilik usaha perjalanan wisata, Ajun Tunas Jaya Tour mengingatkan.

Ia pun menyerahkan semua kebijakan kepada pemerintah agar masyarakat tidak panic buying, pasca pengumuman adanya WNI yang terjangkit virus corona.

“Saya sependapat dengan Menteri Kesehatan Pak Terawan dan Menteri PMK Pak Muhadjir Effendy agar kita tidak panik. Kita berusaha menjaga kesehatan dan jangan lupa berdoa yang terbaik kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Ko Ajun.

Menko PMK Muhadjir Effendy dan Menkes Terawan Agus Putranto/net

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta masyarakat tak memburu masker dan menimbun kebutuhan pokok di rumah.

“Kepanikan justru akan memperparah situasi yang ada saat ini. Semuanya berjalan seperti biasa,” kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020).(gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.