Hemmen

Harga Beras Premium Naik Rp15.840, Medium Rp13.870 per Kg

Bapanas
ilustrasi- harga beras naik/foto istimewa

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Berdasarkan data panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Senin (12/2/2024) pukul 10.20 WIB, beras premium diperdagangkan di level Rp15.840 per kilogram (kg) sementara beras medium diperdagangkan di level Rp13.870 per kg.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi indeks harga konsumen (IHK) di Indonesia pada Januari 2024 melandai ke level 2,57 persen secara tahunan (yoy).

Angka ini menurun dibandingkan Desember 2023 sebesar 2,61 persen yoy dan sedikit lebih tinggi dari ekspektasi konsensus yang memperkirakan inflasi 2,55 persen yoy.

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengatakan pedagang ritel terpaksa menjual komoditas bahan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng di atas harga eceran tertinggi (HET) serta harga acuan lainnya. Kondisi ini lantaran pada pedagang mendapat harga yang tinggi dari produsen.

BACA JUGA  BPS: Generasi Muda Aceh Mulai Tinggalkan Penggunaan Bahasa Daerah

Hal ini disampaikan Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey mengatakan para produsen telah menaikkan harga beli (tebus) sebesar 20-35 persen di atas HET sejak sepekan terakhir, sehingga peritel juga harus menaikkan harga jual.

“Faktanya saat ini kami tidak ada pilihan dan harus membeli dengan harga di atas HET dari para produsen atau pemasok beras lokal, bagaimana mungkin kami menjual dengan HET,” ujar Roy di Jakarta, Minggu (11/2).

BPS mencatat impor beras sepanjang 2023 mencapai 3,06 juta. Angka impor tersebut bahkan menjadi yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

“Selama 5 tahun terakhir, impor beras di 2023 merupakan yang terbesar, yakni sebanyak 3,06 juta ton,” kata Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS dalam konferensi pers, Senin (15/1/2024).

BACA JUGA  BPS: Pekan Ketiga Februari Harga Telur Meningkat di 182 Daerah

Informasi saja, volume impor beras tahun lalu melonjak hingga 613,61 persen dibandingkan tahun 2022 yang tercatat sebanyak 429,2 ribu ton.( IDXChannel/06)

Kesbangpol Banten