Berita  

Inilah Kronologi Helikopter Kepala BNPB yang Gagal Terbang

Helikopter
Helikopter BNPB/alinea.id

Jakarta, SudutPandang.id-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo beserta rombongan selamat dari insiden kecelakaan helikopter saat meninjau bencana banjir bandang di Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (6/1/2020) kemarin.

Peristiwanya terjadi pada pukul 11.52 WITA bertempat di Lapangan Gesit, Kel. Sawangbendar, Kec. Tahuna, Kab. Kepulauan Sangihe.

IMG-20220125-WA0002

Kecelakaan bermula ketika Doni Munardo bersama rombongan tiba di Lapangan Gesit usai memberikan sambutan di Pendapo Rumah Dinas Bupati Sangihe.

Selanjutnya pukul 11.35 WITA mesin helikopter dengan Pilot Kapten Cpn Faris Affandi dan Copilot Lettu Cpn Erika dihidupkan. Kemudian, pukul 11.50 WITA, helikopter jenis Mi-35P Noreg HS-7154 lepas landas dengan tujuan Siau, Kab. Sitaro. Namun helikopter tidak ada power untuk naik dan hanya terbang rendah.

Tiba-tiba helikopter menukik mundur sehingga bagian ujung dari sayap kiri mengait bagian depan mobil jenis Suzuki Ertiga yang diparkir di pinggir kanan Lapangan Gesit. Kendaraan tersebut ternyata mobil Dinas Palaksana Lanal Tahuna Letkol Laut (P) Christian.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun terjadi sejumlah kerusakan, yakni heli sayap kiri bagian ujung heli rusak. Tangki avtur cadangan sebelah kiri juga lepas dan rusak. Kepala BNPB bersama rombongan terpaksa menunda perjalanan menggunakan helikopter.

Pilot heli Kapten Cpn Faris Affandi menduga kejadian ini akibat adanya perubahan cuaca. Saat itu, katanya, tiba-tiba berhembus angin kencang yang membuat pesawat oleng.

“Tidak ada yang cedera sama sekali, semuanya selamat,” kata Doni dalam video yang diposting BNPB dalam akun twitternya, Selasa (7/1/2020).

Mantan Danjen Kopassus ini bersyukur masih diberi keselamatan usai kecelakaan tersebut. Ia juga mengapresiasi pilot yang terus berusaha mengendalikan helikopter di tengah cuaca buruk sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.(gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.