Isu Duet di Pilpres 2024 Anies-AHY Bakal Didukung 3 Politikus Senior Berpengaruh

AHY dan Gubernur DKI Anies Baswedan foto :(istimewa)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID –Gubernur DKI Anies Baswedan bertemu tiga ketua umum partai politik, yakni Demokrat, NasDem dan PKS ketika menghadiri resepsi pernikahan putri Anggota DPR RI, Sugeng Suparwoto, Minggu malam.

Dalam pertemuan tersebut mereka disebut membahas beragam isu termasuk soal politik.
Hal tersebut pun menimbulkan dan memperkuat desas desus duet Anies-AHY untuk pemilihan presiden 2024.

IMG-20220125-WA0002

Jika terwujud, duet Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dinilai bakal mendapat dukungan dari tiga politikus senior berpengaruh.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam mengungkapkan, ketiganya adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jusuf Kalla, dan Surya Paloh.

BACA JUGA  Sebanyak 100 RW di Jakarta Rawan Banjir, BPBD DKI Siapkan Pengungsian

“Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ayah biologis dan ideologis AHY, Jusuf Kalla sebagai mentor politik Anies, dan Surya Paloh sebagai king maker,” kata Umam Jumat (16/9/2022).

Umam juga mengatakan, Anies-AHY punya dukungan dari parpol yang cukup kuat.Kondisi itu dapat tercipta jika Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasdem, serta Partai Demokrat jadi membentuk koalisi

3 Partai yang Diprediksi Akan Usung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Sebab, jumlah total kursi Parlemen yang dimiliki ketiga parpol ketika membentuk koalisi menjadi yang terbesar dengan persentase 28,50 persen.

“Yang terdiri Nasdem 59 kursi, Demokrat dengan 54 kursi, dan PKS yang punya 50 kursi,” ujarnya

“Artinya, pasangan Anies-AHY bisa memiliki bakal mesin politik yang prima dan kompetitif dalam pertarungan Pilpres 2024,” kata dia

BACA JUGA  Putri KW Bertekad Persembahkan Emas Untuk Indonesia

Di sisi lain, Umam memandang Partai Demokrat hampir pasti melirik Anies untuk menemani AHY dalam Pilpres mendatang

Sebab, Partai Demokrat ingin mencari sosok yang merepresentasikan perubahan dan perbaikan.

Semangat itu, menurut Umam, tak mungkin dipilih dari figur yang dekat dengan rezim kekuasaan atau menjadi kubu politik Presiden Joko Widodo.Anies dianggapnya merupakan figur yang memenuhi kriteria tersebut.

“Sudah jamak diketahui Anies merupakan tokoh yang dianggap berbeda dari arus besar kekuasaan Istana saat ini,” ujar dia.

Adapun Anies bukan merupakan kader partai politik mana pun.

Namun, ia menjadi salah satu figur capres dengan elektabilitas tertinggi yang bertanding dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.Anies pun menjadi kandidat capres yang bakal diusung oleh Partai Nasdem.

BACA JUGA  Giliran Hansamu Yama Merapat ke Persija

Dikutip dari Reuters, Anies menyatakan kesiapannya jika dicalonkan menjadi presiden pada kontestasi elektoral mendatang

“Saya siap maju sebagai presiden seandainya ada partai politik mencalonkan,” ujar dia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *