Hemmen

Komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas Remaja Pulo Kecil Sunter Jaya Berbagi di Bulan Suci 

Komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas Remaja Pulo Kecil Sunter Jaya Berbagi di Bulan Suci 
Komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas Warga Pulo Kecil Sunter Jaya mengadakan berbagi di bulan suci Ramadan 1445, Kamis (4/4/2024). Foto: istimewa 

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas Warga Pulo Kecil Sunter Jaya mengadakan kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan. Mereka membagikan takjil dan nasi kotak di sekitar lampu merah Danau Sunter tepatnya di depan Wisma Atlet pada Kamis, (4/4/2024).

Pembagian takjil para remaja RT 01 – 13, RW 09 Sunter Jaya Pulo Kecil ini merupakan bentuk kegiatan sosial berbagi di bulan suci Ramadan.

Kemenkumham Bali

Adapun takjil yang dibagikan kepada pengguna jalan berupa jajanan ringan beserta air mineral sekitar 100 paket. Selain takjil juga nasi bungkus untuk buka puasa.

Driver ojek online (ojol), tukang becak, satpam, tukang sapu hingga tukang sampah tampak senang menerima paket buka puasa.

BACA JUGA  Aksi Keji Zionis Israel Terus Berulang Setiap Ramadhan

“Di bulan penuh keberkahan ini, kami ingin terus berbagi. Walaupun seadanya, tapi sejatinya beramal tidak perlu dengan cara yang mewah. Dengan sederhana kita juga dapat beramal,” ujar Fikri selaku Ketua Pemuda Kreasi Tanpa Batas remaja Pulo Kecil Sunter Jaya.

Fikri berharap dengan kegiatan yang dilakukan maka semakin banyak orang yang merasakan apa arti sebenarnya dari beramal serta membantu orang lain, terutama dalam bulan yang spesial ini.

Sosial dan Kepemudaan 

Komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas Remaja Pulo Kecil Sunter Jaya Berbagi di Bulan Suci 
Komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas Remaja Pulo Kecil Sunter Jaya membagikan takjil dan nasi kotak kepada pengguna jalan di depan Wisma Atlet, Jakarta Utara, Kamis (4/4/2024). Foto: istimewa

Ia menjelaskan, Komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas Remaja Pulo Kecil itu bergerak di bidang sosial dan kepemudaan.

Komunitas tersebut dibentuk untuk mengasah bakat anak-anak muda untuk aktif dalam kegiatan sosial, memiliki keahlian dan kepemimpinan serta mempersiapkan diri untuk berkarya di masyarakat.

BACA JUGA  Camat Tanjung Kemuning Bagikan Paket Sembako

“Kami juga bekerja sama dengan Majelis Ta’lim Jam’ul Fawaid yang berada di bawah naungan Ustad Abdul Jalil. Pada awalnya saya mendirikan komunitas ini atas dasar kepedulian. Saya ingin membantu sesama makhluk hidup. Dengan keterbatasan yang ada, akhirnya muncul ide untuk membuat komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas,” papar Fikri yang juga santri di Majelis Ta’lim Jam’ul Fawaid.

Ia mengaku terinspirasi dengan kutipan Presiden Soekarno yang mengatakan, “Berikanlah saya 10 pemuda. Niscaya akan kugoncangkan dunia”. Kata-kata itulah yang akhirnya mendobrak keinginan untuk membuat komunitas itu.

“Bersama pemuda kita dapat berkreasi tanpa batas. Karena pada dasarnya jiwa muda adalah jiwa yang memiliki keberanian untuk beraspirasi dan berinspirasi,” pungkasnya.(Erfan/01)