Berita  

Lantunan Doa Menggema, Ribuan Santri Melepas Kepergian Gus Sholah

Pemakaman Gus Sholah
Jenazah almarhum KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah dibawa ke masjid untuk disholati di Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Senin (3/2/2020)/Foto:Antara

Jombang,SudutPandang.id-Ribuan santri mengantarkan jenazah K.H Salahuddin Wahid atau Gus Sholah menuju peristirahatan terakhir di kompleks Pemakaman Tebuireng Jombang, Senin (3/2/2020) sore.

Lantuan do’a menggema mengiringi keranda jenazah adik kandung mendiang Gus Dur ini. Semua mendoakan kepergian cucu K.H Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

IMG-20220125-WA0002

Antusias masyarakat sangat luar biasa untuk mengikuti prosesi pemakaman. Namun, tidak semua diizinkan memasuki area pemakaman.

Sementara yang diizinkan masuk hanyalah keluarga, para tokoh, dan orang-orang terdekat keluarga almarhum Gus Sholah.

Putra Gus Sholah, Ipang Wahid bertugas mengantarkan sang ayah ke liang lahat, sekaligus mengumandangkan adzan. Tangis haru para santri dan tamu yang hadir pun pecah.

Suasana kian haru bertambah saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutannya. Ia sampai tersedu, berbicara di hadapan liang Gus Sholah.

“Penjenengan (Gus Sholah) telah dipanggil Allah, bersama pejuang, yang akan masuk ke dalam surga-Nya,” kata Khofifah terbata-bata.(yos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.