Hukum  

OC Kaligis Sebut Pemberi Penghargaan Novel Adalah LSM Abal-abal

Kolase SP

Jakarta, SudutPandang.id-Advokat senior OC Kaligis mengungkap Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF), organisasi asal Malaysia yang memberikan penghargaan antikorupsi kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Naswedan.

Ia menyebut organisasi di Negeri Jiran itu tak lebih hanyalah LSM abal-abal.

IMG-20220125-WA0002

“LSM yang memberi penghargaan kepada Novel di Malaysia, alamatnya saja numpang, tidak jelas. Saya sudah berkirim surat protes ke sana. Ada suratnya yang saya tulis dalam bahasa Inggris,” ungkap OC Kaligis kepada wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2020).

Menurut OC Kaligis, Novel tidak layak mendapatkan penghargaan sebelum perkara dugaan pembunuhan saat bertugus di Bengkulu yang menjeratnya mendapatkan kepastian hukum.

“Terbukti atau tidaknya seseorang dalam perkara dugaan tindak pidana berdasarkan putusan pengadilan. Bagaimana mau mengetahui Novel tidak bersalah disidangkan saja belum, meski putusan praperadilan PN Bengkulu telah memerintahkan Jaksa Agung dan Kejaksaan Negeri Bengkulu untuk menyidangkan perkaranya, namun hingga saat belum juga digelar sidangnya,” papar Akademi yang menulis buku “KPK Bukan Malaikat” itu.

“Makanya saya gugat Jaksa Agung dan Kejaksaan Negeri Bengkulu di PN Jakarta Selatan, karena diduga melindungi Novel dan tidak taat hukum untuk melaksanakan perintah pengadilan menyidangkan perkara Novel yang jelas-jelas terdapat dalam putusan praperadilan PN Bengkulu,” sambung OC Kaligis.

Ia juga mengaku tidak habis pikir terhadap pihak-pihak yang menjadikan Novel layaknya pahlawan, salah satunya PIACCF.  Pasalnya, tanpa melihat fakta tentang sosok Novel yang sebenarnya.

“Kriteria apa yang dipakai organisasi Malaysia itu memberikan penghargaan kepada Novel? Jika yang memberikan penghargaan LSM abal-abal, tentunya bukanlah hal yang luar biasa,” ujarnya.

Sebelumnya, OC Kaligis melayangkan surat protes ke pemerintah Malaysia dengan tembusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penghargaan antikorupsi yang diberikan kepada Novel Baswedan.(her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.