Berita  

Peduli Pendidikan, Binaan Catur Wangsa Nusantara Peroleh Beasiswa

Bekerjasama dengan STIE Ganesha, Yonif 310/Kidang Kencana mengikuti Program Beasiswa Prajurit Berprestasi/Ist

Tangsel, SudutPandang.id-Peduli pendidikan, Yayasan Catur Wangsa Nusantara bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ganesha memberikan beasiswa kepada binaan yayasan ini untuk melanjutkan pendidkan strata satu.

Yayasan Catur Wangsa Nusantara Nusantara telah menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor: 6 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika.

IMG-20220125-WA0002

“Ada beberapa indikator keberhasilan atas Inpres Nomor 6 Tahun 2018, yang telah dicapai. Kami juga telah melaksanakan amanah, dengan melakukan MoU antara TNI dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Kemudian melakukan MoU dengan Batalyon Infanteri 310/Kidang Kancana,” kata Ketua Catur Wangsa Nusantara, Achmad Taufiqurrahman, usai menhadiri bimbingan teknis di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ganesha, Ciputat, Tangsel, Sabtu (21/12/2019).

Ia memamparkan, para peserta rawat inap Catur Wangsa Nusantara juga mendapatkan beasiswa Strata Satu STIE Ganesha.

“Tidak hanya itu, ada juga PKBM Pemuda Pelopor yang bergerak bersama-sama berkontribusi dalam dunia pendidikan, dengan menjaring masyarakat Sukabumi yang putus sekolah, untuk mengikuti Program Paket A,B dan C secara gratis di Bataliyon 310/KK dan Balai Rehabilitasi Rumah Singgah Kancana Nusantara,” paparnya.

“Kami bangga Indonesia, kami ada untuk Indonesia, inilah makna dari kegiatan ini,” tambah Taufiqurrahman penuh semangat.

Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (Dit.PLRKM) Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, Dra. Mayda Wardianti, M.Si menyampaikan pesan kepada para peserta rawat inap yang mengikuti program beasiswa S-1 agar tetap fokus mengikuti pendidikan perkuliahan.

Catur Wangsa Nusantara merupakan yayasan bentukan Kementerian Sosial melalui Direktorat Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) serta binaan dari Deputi Rehabilitasi BNN. Sebagai instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL), yang bertujuan untuk merehabilitasi para korban penyalahgunaan narkotika di Indonesia.(red/sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.