Hemmen

Peluncuran Perdana Tol Laut 2024, Kemenhub Sebut untuk Menekan Disparitas Harga Barang Pokok

Dok.Istimewa

SURABAYA, SUDUTPANDANG.ID – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan meluncurkan pelayaran perdana pada 2024, kapal angkutan tol laut KM Logistik Nusantara 3 yang dioperatori PT Pelni di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Dilansir dari Antara, Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Hubungan Antar Lembaga Buyung Lalana mengungkapkan, KM Logistik Nusantara 3 memuat bahan pokok yang akan meluncur ke wilayah timur Indonesia.

Idul Fitri Kanwil Kemenkumham Bali

”Pada pelayaran perdana ini, KM Logistik Nusantara 3 membawa muatan 115 teus, berupa bahan pokok dan penting seperti beras, minyak goreng, dan gula 77 teus ke Tidore dan 38 Teus ke Jailolo,” ujar Buyung Lalana.

Pelepasan pelayaran perdana KM Logistik Nusantara 3 akan memberikan pelayanan untuk wilayah timur Indonesia. Tepatnya, di Maluku Utara dengan rute pelayaran Tanjung Perak–Jailolo-Tidore-Tanjung Perak (Trayek 6).

BACA JUGA  Pemkab Harapkan Pembukaan JLS Tingkatkan Ekonomi Warga Pesisir Trenggalek

Buyung menyampaikan, Kementerian Perhubungan terus melakukan peningkatan pelaksanaan program tol laut guna menekan disparitas atau perbedaan harga serta terjalinnya konektivitas yang kuat dengan wilayah bagian timur Indonesia. Dengan begitu, kebutuhan akan barang pokok di wilayah timur Indonesia tepatnya di Maluku Utara diharapkan dapat terpenuhi.

”Sehingga menjadi dorongan pertumbuhan ekonomi yang baik pula di wilayah tersebut,” papar Buyung Lalana.

Selain itu, menurut Buyung, hal tersebut merupakan bentuk aksi atas kebijakan yang merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang di Laut atau yang dikenal sebagai tol laut.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Capt Antoni Arif Pribadi menyatakan, program tol laut yang dilakukan akan ditingkatkan menjadi lebih baik. Itu sebagai bentuk aksi nyata pemerintah terhadap komitmen yang berupa peningkatan perekonomian di seluruh wilayah Indonesia terutama pada wilayah 3TP.

BACA JUGA  Satgas TMMD 119-Warga Pasang Genting Rehab Rumah Warga

”Berkaitan dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus menyelenggarakan kegiatan tol laut sejak 2015 dengan tetap melakukan evaluasi agar pelayanan terus meningkat dari tahun ke tahun,” terang Antoni Arif Pribadi.

Dia menambahkan, hal itu merupakan bentuk penyelarasan dengan kebijakan pemerintah yang dapat meningkatkan konektivitas maritim. Selain itu, mengoptimalkan pelayanan yang diberikan sebagai bentuk kontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat.(03/JP)

Barron Ichsan Perwakum