Hemmen

PWI-Kemensos Bekerja Sama Pulangkan ODGJ Telantar di Samarinda

Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Kemensos, Badriyah (kanan) FOTO: dok.Ant

SAMARINDA, SUDUTPANDANG.ID – Kementerian Sosial melalui Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Kalimantan Selatan, bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama memulangkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang telantar di Samarinda ke Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

“Pemulangan kami lakukan setelah adanya permohonan dari Dinas Sosial Kabupaten Poliwali Mandar kepada Kepala Sentra Budi Luhur untuk membantu pemulangan klien yang kejiwaannya mulai stabil,” kata Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Badriyah di Samarinda, Senin (10/7/2023).

Didampingi Remayanti, salah seorang pegawai Sentra Budi Luhur yang ditugaskan menangani masalah ini, Badriyah menjelaskan bahwa sebelumnya ODGJ berinisial SA (41) tersebut dirawat di Rumah Sakit Atma Husada Mahakam di Samarinda, kemudian kondisi kejiwaannya mulai baik.

Namun setelah stabil, ternyata sempat terlantar sehingga Dinas Sosial Kota Samarinda meminta bantuan Sentra Budi Luhur untuk memulangkan ke Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.

BACA JUGA  Sportama Junior ITF J5 Jakarta, Kholisa Melangkah ke Semifinal

“Kepala Dinas Sosial Polewali Mandar sebelumnya sudah menghubungi pengelola Kepala Sentra Budi luhur, yakni minta difasilitasi pemulangan ODGJ yang terlantar tersebut,” katanya.

Permintaan ke Sentra Budi Luhur dilakukan karena sebelumnya dari Polewali Mandar sudah menghubungi Dinas Sosial Kota Samarinda, namun dari Samarinda tidak memiliki anggaran untuk pemulangan sehingga dirujuk ke Sentra Budi Luhur.

Sementara dalam teknis pemulangan klien SA, Sentra Budi Luhur menyarankan Siti Nur dari Rehabilitasi Sosial Provinsi Kaltim melakukan penilaian, guna memastikan bahwa klien yang telah stabil kejiwaannya itu bisa dipulangkan dengan aman karena jarak antara Kalimantan Timur ke Sulawesi Barat cukup jauh.

“Kami sempat kebingungan siapa yang mendampingi klien selama perjalanan ke Poliwali Mandar, namun atas koordinasi dengan PWI Kalimantan Timur, akhirnya disanggupi bahwa sub PWI Kaltim Peduli yang akan menyiapkan tenaga medis untuk mendampingi dalam perjalanan,” kata Rema.

BACA JUGA  Konsultasi Soal Bantuan, DPRD Lamtim Kunjungi Kemensos

Sementara itu Sekretaris PWI Kaltim Wiwid Marhaendra Wijaya membenarkan bahwa Sentra Budi Luhur minta bantu tenaga medis untuk ambulans PWI Kaltim Peduli.

“Kami ada tenaga medis di unit Ambulan PWI Kaltim Peduli sebagai relawan. Saat kami koordinasikan, yang bersangkutan bersedia membantu mengantarkan pasien kejiwaan yang telah stabil itu Poliwali Mandar,” katanya.

Dalam bantuan kemanusiaan, unit Ambulan PWI Kaltim Peduli saat penanganan emergency ada beberapa tenaga medis yang telah terlatih menangani kedaruratan, termasuk ada beberapa dokter muda yang siap diminta kapan pun untuk penanganan kemanusiaan.

Pemberangkatan pemulangan klien SA telah dilakukan pada Ahau (9/7) menggunakan KMP Prince Soya, dari Pelabuhan Samarinda didampingi Irawan Teguh Widyatama (medis ambulan PWI Kaltim Peduli) sekitar pukul 14.00 WITA, kata Wiwid Marhaendra Wijaya. (02/Ant)

BACA JUGA  Padepokan Pencak Silat Maung Kembar Bojong Pandeglang Terima Bantuan dari Kemensos

 

Kesbangpol Banten