Hemmen

Serunya Bernostalgia Main Layang-layang Bersama FPSB

Kompetisi Adu Layang-layang FPSB dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-75/dok.FPSB

Bekasi, SudutPandang.id – Di tengah perkembangan teknologi, permainan modern seperti game online di ponsel pintar lebih banyak disukai. Namun, keberadaan permainan tradisional bukan lantas hilang tergerus zaman bersama kemajuan teknologi.

Salah satu permainan tradisional yang saat ini masih bertahan dan digemari adalah layang-layang.

Untuk mengenalkan kembali dan mengingatkan asiknya bermain layang-layang, Forum Peduli Sosial Bekasi (FPSB) Kalbar mengadakan Festival Adu Layang-layang.

“Festival Kompetisi Adu Layang-layang FPSB kami adakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-75, babak penyisihannya dimulai pada hari Jumat tanggal 19 Juni 2020,” kata Ketua Panitia, Benny Gunawan dalam keterangannya, Jumat (19/6/2020) malam.

Salah satu peserta kompetisi adu layang-layang FPSB/dok.FPSB

Pria asal Singkawang yang akrab disapa Ko Anam ini menjelaskan, peserta adu layang-layang terdiri dari 16 pemain. Pada babak penyisihan sebanyak 8 pasangan yang bertanding di lokasi persawahan Jalan Kartini Bekasi.

BACA JUGA  6 Manfaat Mengoleskan Es Batu ke Wajah Bikin Bercahaya

“Babak semifinal pada tanggal 17 Juli 2020, dan final pada tanggal 17 Agustus 2020 bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-75, terbuka untuk umum siapapun boleh melihat pertandingan adu layang-layang,” jelas Ko Anam.

Babak Penyisihan Kompetisi Adu Layang-layang FPSB di persawahan Jalan Kartini Bekasi, Jumat (19/6/2020)/dok.FPSB

Bagi para pemenang, pihak panitia menyediakan total hadiah uang tunai sebesar Rp 5 juta yang disponsori oleh Ketua FPSB, Jiu Hian Cong dan Wakil Ketua Lim Po Chion.

Selain itu, ada hadiah hiburan untuk 3 pemenang kategori keindahan layang-layang.

dok.FPSB

“Adapun syarat untuk peserta yaitu layang-layang dengan panjang tulang 85 cm, boleh memakai ekor, badan layangan harus berlogo FPSB, benang standar ukuran 0,5 dan pertandingan dinyatakan sah setelah kedua belah pihak menyetujui dimulainya aduan sampai salah satu layangan putus oleh wasit,” terang Ko Anam.

BACA JUGA  FIFGROUP Ajak Milenial Bikin Literasi Jadi Debitur Cerdas Lewat Kompetisi Video
Dok FPSB

“Kita relaksasi sejenak setelah kita stay at home, tapi ingat tetap kita perhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Terima kasih semua peserta bisa menjunjungi tinggi sportivitas sehingga pertandingan berjalan aman, lancar dan menyenangkan,” tambah Ko Anam.

Salah seorang peserta mengaku senang mengikuti kompetisi layang-layang yang diselenggarakan FPSB. Selain minimnya ruang bermain layang-layang, saat ini kebanyakan waktu luang diisi dengan permainan di gadget atau smartphone.

“Jadi ajang nostalgia waktu kecil, pokoknya seru kita juga dapat berinteraksi langsung, tentunya harus kita lestarikan permainan tradisional seperti layang-layang ini di tengah kemajuan zaman,” tuturnya.(fad)

Kesbangpol Banten

Tinggalkan Balasan