Vegan dan Vegetarian Apa Bedanya? Ini Penjelasannya

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

SudutPandang.id-Istilah vegetarian semakin populer saat ini. Padahal, diet ini diperkirakan sudah ada sejak 700 tahun sebelum Masehi. Selain vegetarian, muncul istilah vegan. Sering kali vegan dikira singkatan dari vegetarian. Padahal, vegetarian dan vegan merupakan dua hal yang berbeda, tapi juga memiliki beberapa persamaan.

Dikutip dari Healthline, Minggu (16/2/2020), vegetarian dan vegan menghindari asupan produk hewani karena alasan yang sama. Perbedaan terbesar terletak pada sejauh mana produk hewani itu diterima.

IMG-20220125-WA0002

Vegetarian Society mendefinisikan vegetarian sebagai gaya hidup yang dijalani oleh seseorang dengan menu makanan biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, jamur, dan beberapa makanan non-hewani lainnya seperti garam dengan atau tanpa produk susu, madu dan telur.

Seorang vegetarian tidak mengonsumsi makanan yang berasal atau dibuat dengan bantuan produk yang terbuat dari tubuh hewan hidup atau mati seperti daging, unggas, dan ikan.

Gaya hidup vegetarian memiliki beberapa tipe yang salah satunya adalah vegan. Tipe pertama yakni lacto-ovo-vegetarian yang memakan produk susu dan telur. Diet vegetarian jenis ini merupakan yang paling umum dijalani. Jenis berikutnya yakni lacto-vegetarian yang memakan produk susu tetapi menghindari telur. Ada pula jenis ovo-vegetarian yang memakan telur tetapi tidak mengonsumsi produk susu.

Sedangkan, tipe vegan dianggap paling ketat dan ekstrem. Diet ini tidak mengonsumsi produk hewani sama sekali termasuk susu dan telur.

Vegan Society mendefinisikan vegan sebagai cara hidup yang berusaha untuk menghindari semua bentuk eksploitasi dan kekejaman hewan sebanyak mungkin. Oleh karena itu, pola makan vegan tidak hanya menjauhi daging hewan, tetapi juga susu, telur, dan bahan-bahan yang berasal dari hewan. Termasuk gelatin, madu, pepsin, lak, albumin, kasein, dan beberapa bentuk vitamin D3.

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

Vegetarian dan vegan sama-sama menghindari daging dalam menu makanan mereka karena alasan lingkungan. Vegetarian masih mentoleransi beberapa produk yang dihasilkan oleh hewan seperti susu dan madu, tapi vegan memilih untuk menghindari produk-produk itu.

Dari segi nutrisi, penelitian menunjukkan, diet vegetarian dan vegan cenderung rendah lemak jenuh dan kolesterol. Diet ini tinggi vitamin, mineral, serat, dan senyawa tanaman sehat. Akan tetapi, kedua diet ini rendah asupan nutrisi zat besi, kalsium, seng, dan vitamin D yang juga dibutuhkan oleh tubuh.

Kandungan jumlah vitamin B12 dan asam lemak omega-3 juga terbatas. Nutrisi ini lebih rendah pada vegan ketimbang vegetarian. Penelitian juga menemukan, orang yang menjalani vegan cenderung memiliki massa tubuh (BMI) lebih rendah dibanding vegetarian.(vic/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.