KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Kelurahan Mojoroto menggelar acara bertajuk “Festival Kreasi Pemuda” di Lapangan Mojoroto, Sabtu (1/11/2025). Meski hujan deras mengguyur lokasi, kegiatan tetap berlangsung meriah dan disambut antusias warga dari berbagai RW.
Salah satu daya tarik utama festival ini adalah lomba fashion show unik yang menampilkan karya busana berbahan limbah daur ulang. Peserta dari 12 RW berkompetisi memamerkan pakaian kreatif yang dibuat dari Botol plastik, Serabut kelapa, Spons bekas, tutup botol, Sendok dan garpu plastik, Kaset VCD dan Bahan daur ulang lainnya.
Berkat kreativitas para peserta, limbah yang dianggap tidak bernilai berhasil disulap menjadi kostum modern yang menarik perhatian penonton.
Lurah Mojoroto, Yahya Budijono, menyampaikan apresiasi tinggi kepada karang taruna dan masyarakat yang berkontribusi menyukseskan acara tersebut.
“Acara ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga wadah kreativitas pemuda sekaligus pendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa festival semacam ini sangat sejalan dengan semangat pemberdayaan pemuda dan pengembangan usaha masyarakat.
Tak hanya lomba fashion show, Festival Kreasi Pemuda juga menghadirkan 20 stand UMKM, terdiri dari 12 UMKM perwakilan RW, 1 stand PKK dan 7 stand masyarakat umum. Produk lokal yang dipamerkan meliputi makanan, minuman, kerajinan, hingga barang kreatif hasil karya warga.
“Ini kesempatan bagi UMKM untuk mempromosikan produk mereka dan memperkenalkan kreativitas lokal lebih luas. Kami bahkan mengadakan lomba UMKM dengan juri dari Disperindag Kota Kediri,” jelas Yahya.
Festival ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Kelurahan Mojoroto dalam mengikuti lomba Zero Waste yang digelar Pemerintah Kota Kediri. Fashion show berbahan daur ulang menjadi contoh nyata bagaimana warga berpartisipasi dalam pengurangan sampah.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan, terutama bagi generasi muda. Lurah Yahya Budijono yang baru pindah tugas dari Kelurahan Tamanan menegaskan bahwa acara ini memiliki potensi untuk menjadi program tahunan.
“Dengan kemasan acara yang menarik dan dukungan masyarakat, Festival Kreasi Pemuda diharapkan memberi dampak positif bagi seluruh warga,” tutupnya.(CN/04)









