PROBOLINGGO, Jawa Timur – SUDUTPANDANG.ID | Komitmen memperkuat ketahanan pangan melalui sektor peternakan terus digalakkan di wilayah Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Pada Rabu (19/11/2025), Koramil 0820/22 Dringu turut serta dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Ketahanan Pangan Tahun 2025 yang difokuskan pada pengembangan peternakan sapi di Desa Sumber Agung.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB di Balai Desa Sumber Agung ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari pejabat pemerintahan kecamatan dan desa, pendamping desa, aparat keamanan, hingga tokoh masyarakat setempat. Tujuan utama dari Monev ini adalah memastikan pelaksanaan program ketahanan pangan berjalan sesuai target, sekaligus memberikan pendampingan teknis dan strategis kepada kelompok peternak sapi agar usaha mereka semakin produktif dan berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Camat (Sekcam) Dringu Alim Susilo, Kepala Desa Sumber Agung Elmidi, Kasi Pemerintahan Kecamatan Dringu Rini S.Sos., serta pendamping desa Ali S.H. Dari unsur keamanan, Babinsa Sumber Agung Sertu Rachmad Kurniawan dan Bhabinkamtibmas Aiptu Toni turut memberikan dukungan penuh. Tak ketinggalan, perangkat desa, anggota BPD, ketua RW/RT, dan tokoh masyarakat juga aktif berpartisipasi dalam diskusi terbuka yang digelar usai sesi evaluasi.
Dalam sesi lapangan, para peserta meninjau langsung progres pengembangan peternakan sapi yang telah berjalan sejak awal 2025. Berbagai aspek dievaluasi secara komprehensif, mulai dari peningkatan produksi, manajemen pakan dan kesehatan ternak, hingga tantangan operasional di lapangan. Hasil evaluasi ini akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan program ke depan.
Sertu Rachmad Kurniawan, Babinsa Desa Sumber Agung, menegaskan bahwa kehadiran TNI, khususnya Koramil 0820/22 Dringu, merupakan bagian dari komitmen nyata dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Kami terus hadir di tengah masyarakat untuk mendampingi setiap program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga, terutama di sektor strategis seperti peternakan sapi. Harapannya, program ini tidak hanya meningkatkan produksi, tapi juga memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa,” ujarnya.
Kegiatan Monev ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam membangun sektor peternakan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemandirian pangan lokal. Dengan kolaborasi yang solid, Desa Sumber Agung diharapkan dapat menjadi salah satu contoh sukses pengembangan ketahanan pangan berbasis peternakan di Kabupaten Probolinggo. (ACZ)


