MilkLife Soccer Challenge Seri 2 Dorong Pembinaan Sepak Bola Putri Usia Dini

Pagelaran sepak bola putri usia dini, MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2 2025-2026, resmi berakhir pada Minggu (18/1/2026). (Foto: IST).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Tangerang & Semarang Seri 2 2025–2026 yang digelar pada 13 hingga 18 Januari resmi berakhir.

Turnamen sepak bola putri usia dini ini kembali melahirkan kampiun baru dari dua kota penyelenggara.

Di Tangerang, SDN Pinang 3 C keluar sebagai juara Kelompok Umur (KU) 10 dan SDN Kunciran 4 C meraih gelar pada KU 12.

Sementara di Semarang, SDN Klepu 03 menjadi yang terbaik di KU 10 dan SDN Sendangmulyo 04 menjuarai KU 12.

Ajang yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini mencatatkan partisipasi tinggi.

Di Tangerang Seri 2, sebanyak 1.424 siswi dari 135 SD dan MI ambil bagian. Adapun di Semarang Seri 2, tercatat 1.239 siswi dari 65 SD dan MI ikut bertanding.

Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan Seri 1, baik di Tangerang maupun Semarang.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menilai peningkatan tidak hanya terlihat dari kuantitas peserta, tetapi juga kualitas permainan.

Menurutnya, para peserta kini datang dengan persiapan yang lebih matang karena sudah memahami pola dan jadwal turnamen.

“Secara kualitas selalu ada peningkatan. Mereka sudah tahu jadwal pelaksanaannya, sehingga persiapannya lebih baik,” ujar Teddy.

Ia menambahkan, pada Tangerang Seri 1 jumlah peserta mencapai 1.302 siswi, sementara Semarang Seri 1 diikuti 1.213 siswi.

Kenaikan jumlah peserta pada Seri 2 menjadi indikator antusiasme sekolah dan orang tua terhadap pembinaan sepak bola putri usia dini yang berkelanjutan.

Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, menegaskan pentingnya turnamen KU 8, KU 10, dan KU 12 sebagai fondasi awal pembentukan pesepak bola profesional putri.

BACA JUGA  Pesantren-Panti Asuhan di Solo Dibantu Program Djarum Sumbangsih Sosial

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menyebut jalur pembinaan sejak usia dini menjadi kunci untuk melahirkan pemain yang kelak mampu bersaing di level nasional.

“Untuk mencapai level timnas, inilah jalurnya. Ini bukan sekadar penting, tetapi sangat penting karena menjadi salah satu wadah utama bagi atlet muda putri,” kata Jacksen.

Ia bahkan optimistis dalam tiga hingga empat tahun ke depan, wajah-wajah yang tampil di MilkLife Soccer Challenge akan menghiasi skuad Merah Putih.

Meski demikian, Jacksen mengakui adanya perbedaan signifikan antara melatih atlet putra dan putri, terutama dari sisi psikologis.

Pendekatan personal menjadi tantangan tersendiri dalam menangani pemain putri.

Namun, ia percaya keberlanjutan MilkLife Soccer Challenge yang telah berjalan tiga tahun terakhir akan membawa sepak bola putri Indonesia menuju arah yang lebih baik.

Di Tangerang, final KU 10 mempertemukan SDN Pinang 3 C dengan British School Jakarta.

Bertanding di Lapangan Kera Sakti BRIN Puspitek, Minggu (18/1), SDN Pinang 3 C tampil dominan dan menang dengan skor 2-1.

Dua gol kemenangan dicetak Nitya Safira Jaya melalui penalti menit ke-2 dan tendangan jarak jauh pada menit ke-19.

Sementara British School Jakarta memperkecil ketertinggalan lewat penalti Maya Hashimoto pada menit ke-24.

Nitya mengaku bersyukur bisa membawa timnya menjadi juara sekaligus meraih penghargaan Best Player KU 10.

“Saya senang sekali bisa menang dan menjadi juara. Sempat khawatir di menit akhir, tapi syukurlah bisa mempertahankan kemenangan,” ujarnya.

BACA JUGA  SDN Buaran 01 Tangsel-SDN Kunciran 4 B Tangerang Juarai "MilkLife Soccer Challenge" Series 1 2024

Pada KU 12 Tangerang, SDN Kunciran 4 C mengunci gelar juara setelah menaklukkan SDN Kebayoran Lama Selatan 19 dengan skor ketat 3-2.

Pelatih SDN Kunciran 4 C, Farid, menyebut keberhasilan ini buah dari peningkatan intensitas latihan dan penguatan mental pemain, terutama karena sebagian besar pemain sudah memasuki tahun terakhir di KU 12.

Sementara itu di Semarang, SDN Klepu 03 tampil konsisten hingga menjuarai KU 10, sedangkan SDN Sendangmulyo 04 mendominasi KU 12.

Turnamen ini juga kembali menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU 8 sebagai pengenalan sepak bola yang menyenangkan.

Di Semarang, festival ini diikuti 97 siswi dari 20 sekolah, sedangkan di Tangerang diikuti 35 siswi dari 10 sekolah.

Usai Tangerang dan Semarang, MilkLife Soccer Challenge Seri 2 2025–2026 dijadwalkan berlanjut ke Bandung dan Yogyakarta pada 27 Januari hingga 1 Februari 2026.

Turnamen ini diharapkan terus menjadi wadah pembinaan berjenjang sekaligus memperluas ekosistem sepak bola putri di Tanah Air.

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 2 2025 – 2026:

Kategori Usia 10:
Champion: SDN Pinang 3 C
Runner-up: British School Jakarta
Semifinalis: SDN Pasar Baru 01 Komplek Pintu Besi & SDN Buaran 02
Top Scorer: Ayu Fitria Oktaviani – SDN Cipulir 03 B (19 gol)
Best Player: Nitya Safira Jaya – SDN Pinang 3 C
Best Goalkeeper: Nadhifa Ferhania Sholeha – SDN Pasar Baru 01 Komplek Pintu Besi
Fairplay Team: SDN Kunciran 4

BACA JUGA  Juara Baru Warnai MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 2

Kategori Usia 12:

Champion : SDN Kunciran 4 C
Runner-up: SDN Kebayoran Lama Selatan 19
Semifinalis: British School Jakarta Red & SDN Pinang 3
Top Scorer: Angelina Putri Sarealita Mongan – SDN Kunciran 4 C (18 gol)
Best Player: Zilda Afna Syaqila – SDN Kunciran 4 C
Best Goalkeeper: Aisyah Putri Ramadhani – SDN Pinang 3
Fairplay Team: SDN Pakulonan 02

Daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 2 2025 – 2026:

Kategori Usia 10:
Champion : SDN Klepu 03
Runner-up: SDN Kalibanteng Kidul 03
Semifinalis: SDN Kembangarum 1 Mranggen & SD Kembangarum 01 Semarang
Top Scorer: Shakilla Azalia Ardani – SDN Klepu 01 (31 gol)
Best Player: Christabel Jocelyn Calista – SDN Kalibanteng Kidul 03
Best Goalkeeper: Saputri Nurul Azizah – SDN Klepu 03
Fairplay Team: SDN Kembangarum 2 Semarang

Kategori Usia 12:
Champion: SDN Sendangmulyo 04
Runner-up: SDN Sendangmulyo 02
Semifinalis: SDN Karangsono 2 Mranggen & SDN Rejosari 01
Top Scorer: Janetta Alodya – SDN Sendangmulyo 04 (24 gol)
Best Player: Alice Vinorea Putri – SDN Sendangmulyo 04
Best Goalkeeper: Bellvania Shaquila Velosa – SDN Rejosari 01
Fairplay Team: SDN Klepu 03. (09/AGF).