Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan

Kegiatan peringatan HUT ke-5 Pelindo (Foto Istimewa)

Jakarta, Sudut pandang.id – Tanggal 1 Oktober menjadi momentum penting bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Selain diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, tanggal tersebut juga menandai perjalanan lima tahun Pelindo pascamerger dalam membangun satu kesatuan ekosistem kepelabuhanan yang semakin terintegrasi.

Momentum tersebut diperingati oleh Pelindo melalui upacara bendera di halaman Kantor Pelindo Regional 2, Kamis (1/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-5 Pelindo yang dilaksanakan di lingkungan perusahaan.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai persatuan, gotong royong, dan kebersamaan yang menjadi fondasi dalam perjalanan Pelindo sebagai perusahaan hasil merger. Lima tahun pascamerger bukan sekadar penanda waktu, tetapi menjadi fase penting untuk memastikan integrasi empat entitas kepelabuhanan memberikan dampak nyata melalui sinkronisasi, sinergi, dan efisiensi.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, mengatakan lima tahun pascamerger menjadi momentum bagi Pelindo untuk terus melakukan transformasi dan streamlining.

BACA JUGA  SMP Negeri 4 Pasuruan Gelar Diseminasi Koding dan Kecerdasan Artifisial 

“Lima tahun pascamerger menjadi momentum bagi Pelindo untuk terus melakukan transformasi dan streamlining. Merger bukan sekadar menggabungkan perusahaan, tetapi harus menghasilkan sinkronisasi, sinergi, dan efisiensi yang memberikan manfaat bagi perusahaan, negara, dan kita semua,” ujar Achmad.

Semangat transformasi tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari upaya Pelindo untuk terus memperkuat peran sebagai penghubung konektivitas nasional sekaligus mendukung kelancaran arus logistik dan aktivitas ekonomi Indonesia.

Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, mengatakan momentum 1 Oktober memiliki makna yang lebih luas bagi seluruh insan Pelindo. Selain menjadi refleksi atas nilai-nilai Pancasila, momentum ini menjadi pengingat atas perjalanan dan tanggung jawab bersama dalam membangun Pelindo pascamerger.

“Tanggal 1 Oktober bukan hanya menjadi momentum untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila, tetapi juga menjadi hari yang penting bagi Pelindo karena menandai lima tahun perjalanan pascamerger. Pelindo bukan hanya tempat kita bekerja, tetapi juga menjadi bagian dari masa depan dan keberlangsungan hidup kita,” ujar Yandri.

BACA JUGA  DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Menurut Yandri, perjalanan Pelindo ke depan membutuhkan kepedulian dan kontribusi dari seluruh insan perusahaan. Karena itu, semangat kebersamaan perlu terus dijaga agar transformasi yang telah berjalan dapat semakin memberikan manfaat dan membawa Pelindo menjadi perusahaan yang lebih maju.

“Karena itu, mari kita jaga dan kita sayangi Pelindo bersama-sama. Mari kita bangun Pelindo menjadi perusahaan yang semakin maju, kuat, dan mampu memberikan manfaat bagi kita semua serta bagi Indonesia,” pungkas Yandri.

Lima tahun pascamerger menjadi perjalanan penting bagi Pelindo untuk membangun fondasi sebagai satu kesatuan perusahaan. Transformasi tersebut tidak hanya diarahkan pada penguatan kinerja operasional, tetapi juga pada penyelarasan proses bisnis, penguatan kolaborasi, peningkatan efisiensi, serta penciptaan layanan kepelabuhanan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Wabup Buka Sosialisasi Si Bela PNS di Lingkungan Pemkab Asahan

Di Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, semangat tersebut diwujudkan melalui kolaborasi seluruh insan Pelindo dalam menjaga keberlangsungan operasional dan pelayanan di salah satu jalur utama logistik nasional.

Lima tahun telah menjadi bagian dari perjalanan. Ke depan, semangat persatuan dan kolaborasi menjadi energi untuk terus bergerak, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.

Bersama Pelindo, Menghubungkan Indonesia, Menggerakkan Ekonomi.(Um)