Drawing IBL All Indonesian 2026, Satria Muda dan Dewa Beda Grup

IBL mengumumkan hasil drawing All Indonesian 2026 dengan menempatkan finalis musim lalu, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, di grup berbeda. (Foto: IBL/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Indonesian Basketball League (IBL) resmi mengumumkan hasil pengundian grup All Indonesian 2026. Dua finalis edisi 2025, Satria Muda Pertamina Bandung dan Dewa United Banten, dipastikan menempati grup berbeda dalam turnamen yang berlangsung pada 24 Oktober hingga 1 November 2026.

Berdasarkan hasil pengundian, Satria Muda tergabung di Grup A bersama Bogor Hornbills, Pacific Caesar Surabaya, RANS Simba Bogor, dan Rajawali Medan. Sementara itu, Dewa United menempati Grup B bersama Pelita Jaya Basketball Jakarta, Hangtuah Jakarta, Satya Wacana Salatiga, dan Kesatria Bengawan Solo.

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah mengatakan hasil pengundian telah diketahui seluruh klub peserta. Komposisi tersebut menjadi dasar persaingan menuju gelar juara dalam turnamen yang secara khusus memberikan panggung bagi pemain Indonesia.

“Hasil drawing sudah diketahui bersama semua klub,” kata Junas di Jakarta, Jumat.

IBL All Indonesian 2026 dijadwalkan berlangsung di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Turnamen ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender bola basket nasional karena memberikan kesempatan kepada pemain lokal untuk mendapatkan peran lebih besar di tim masing-masing.

Satria Muda dan Dewa United Berada di Grup Berbeda

Proses pengundian grup disiarkan secara daring melalui kanal YouTube IBL TV. Pengundian dilakukan oleh Rizky Effendi dan Dimas Mahendra dengan menetapkan komposisi 10 tim yang akan bersaing dalam dua grup.

BACA JUGA  Nil Maizar: Kami Sudah Lewati 20 Hari Tanpa Pertandingan

Pacific Caesar Surabaya dan Rajawali Medan menjadi dua tim pertama yang masuk Grup A. Sementara itu, Satya Wacana Salatiga mengawali komposisi Grup B.

Pengundian berlanjut dengan masuknya RANS Simba Bogor ke Grup A. Hangtuah Jakarta dan Kesatria Bengawan Solo kemudian melengkapi susunan awal Grup B.

Saat pengundian tim unggulan, Satria Muda Pertamina Bandung bergabung dengan Grup A, sedangkan Dewa United Banten menempati Grup B. Hasil tersebut membuat kedua finalis musim sebelumnya tidak bertemu pada fase grup.

Bogor Hornbills, yang berstatus juara bertahan, selanjutnya masuk Grup A. Adapun Pelita Jaya Basketball Jakarta menjadi tim terakhir yang ditempatkan di Grup B.

Komposisi tersebut membuka peluang bagi Satria Muda dan Dewa United untuk kembali bertemu pada partai puncak. Namun, kedua tim harus lebih dahulu melewati persaingan di grup masing-masing dan babak berikutnya.

Kehadiran Bogor Hornbills sebagai juara bertahan juga membuat persaingan Grup A menarik untuk dicermati. Sementara di Grup B, Dewa United harus bersaing dengan Pelita Jaya serta tiga tim lain yang berambisi melangkah jauh dalam turnamen.

Dengan format pembagian tersebut, setiap tim dituntut mempersiapkan strategi dan menjaga konsistensi sejak pertandingan pertama. Kesalahan pada fase awal berpotensi memengaruhi peluang mereka untuk melanjutkan perjalanan menuju gelar juara.

BACA JUGA  Menangi Derby, Inter Milan Hajar AC Milan 3-0

Satria Muda Berambisi Ulangi Prestasi 2025

All Indonesian 2026 juga menjadi kesempatan bagi Satria Muda untuk mempertahankan reputasinya setelah menjuarai edisi 2025. Pada partai final tahun lalu, Satria Muda berhasil mengalahkan Dewa United untuk merebut gelar juara.

Hasil tersebut membuat pertemuan kedua tim kembali menjadi salah satu kemungkinan yang menarik perhatian penggemar bola basket Indonesia. Apabila keduanya mampu melewati lawan-lawan di grup masing-masing, peluang terjadinya pertandingan ulang di final tetap terbuka.

Meski demikian, persaingan tidak hanya berpusat pada dua finalis sebelumnya. Bogor Hornbills datang dengan status juara bertahan, sedangkan Pelita Jaya dan tim peserta lainnya berpeluang memberikan kejutan.

Turnamen ini juga menjadi ruang bagi klub untuk menguji kedalaman skuad, meningkatkan chemistry antarpemain, dan mematangkan strategi sebelum menghadapi kompetisi berikutnya.

IBL belum mengumumkan rincian pertandingan setiap tim dalam informasi pengundian tersebut. Karena itu, jadwal lengkap dan urutan laga akan menjadi informasi penting bagi penggemar yang ingin mengikuti perjalanan klub favorit mereka selama turnamen.

All Indonesian Jadi Panggung Pemain Lokal

IBL All Indonesian merupakan kompetisi di luar musim reguler yang dirancang untuk memberikan kesempatan lebih besar kepada pemain Indonesia. Melalui turnamen ini, pemain lokal diharapkan memperoleh menit bermain, mengambil tanggung jawab lebih besar, serta menjadi bagian penting dalam strategi tim.

BACA JUGA  Dewa United Basketball Pindah Homebase

Ajang tersebut juga memberikan kesempatan kepada klub untuk mengevaluasi kemampuan pemain dan membangun kekuatan tim melalui persaingan kompetitif.

Keikutsertaan 10 tim membuat All Indonesian 2026 berpotensi menghadirkan pertandingan yang ketat sejak fase grup. Setiap peserta memiliki kesempatan untuk bersaing memperebutkan gelar, sekaligus menunjukkan perkembangan kualitas pemain bola basket nasional.

Berikut hasil lengkap drawing IBL All Indonesian 2026:

Grup A

  1. Bogor Hornbills
  2. Satria Muda Pertamina Bandung
  3. Pacific Caesar Surabaya
  4. RANS Simba Bogor
  5. Rajawali Medan

Grup B

  1. Dewa United Banten
  2. Pelita Jaya Basketball Jakarta
  3. Hangtuah Jakarta
  4. Satya Wacana Salatiga
  5. Kesatria Bengawan Solo

Turnamen yang berlangsung di Kabupaten Bogor pada 24 Oktober hingga 1 November 2026 tersebut akan menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk membuktikan kemampuan.

Selain mempertahankan gelar atau membalas kekalahan musim lalu, setiap tim juga membawa misi mengukuhkan kekuatan pemain Indonesia di kompetisi bola basket nasional. (09/AGF).