Pemkot Jakarta Timur Gelar Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi Kucing Gratis

Pemkot Jakarta Timur Gelar Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi Kucing Gratis
Pemkot Administrasi Jakarta Timur menggelar vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan dan sterilisasi kucing gratis dalam rangka memperingati World Rabies Day atau Hari Rabies Sedunia 2026 di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Minggu (11/10/2026). (Foto: istimewa)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur menggelar vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan dan sterilisasi kucing gratis dalam rangka memperingati World Rabies Day atau Hari Rabies Sedunia 2026 di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Minggu (11/10/2026).

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin mengatakan, kegiatan yang diinisiasi Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hal tersebut terlihat dari kuota pendaftaran layanan yang langsung terpenuhi sejak dibuka.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Jakarta Timur menargetkan sterilisasi terhadap 250 ekor kucing dan vaksinasi rabies bagi lebih dari 100 ekor hewan peliharaan, termasuk kucing dan anjing.

Layanan vaksinasi dilaksanakan dengan sistem drive-thru untuk memudahkan warga tanpa harus turun dari kendaraan.

“Hari ini Sudin KPKP mengadakan kegiatan vaksinasi hewan peliharaan, baik kucing maupun anjing, serta sterilisasi. Berdasarkan laporan, target sterilisasi sebanyak 250 ekor kucing dan vaksinasi rabies menyasar lebih dari 100 ekor hewan peliharaan,” ujar Munjirin.

BACA JUGA  Sukseskan PON XX, Wakapolri Ajak Warga Papua Vaksinasi

Ia menjelaskan, seluruh layanan tersebut diberikan secara gratis dan diprioritaskan bagi warga yang memiliki KTP Jakarta Timur atau telah terdaftar sebagai peserta.

Menurut Munjirin, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan komunitas pencinta hewan di Jakarta Timur serta dukungan dokter hewan swasta.

“Kami berharap pelayanan seperti ini dapat terus berlanjut guna memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi para pencinta hewan serta menjaga Jakarta Timur bebas dari rabies,” harapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Munjirin didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur Fauzi serta Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur Taufik Yulianto.

Edukasi Rabies dan Bazar UMKM

Selain pelayanan kesehatan hewan, peringatan Hari Rabies Sedunia 2026 di Jakarta Timur juga diisi dengan kegiatan edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA  Ruben Onsu Buka Suara Soal Laporan Dugaan TPKS yang Dikaitkan dengan Betrand Peto

Salah satu kegiatan edukasi berupa penyuluhan mengenai rabies yang diikuti 100 peserta didik dari 10 sekolah di wilayah Jakarta Timur.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai bahaya rabies dan langkah-langkah pencegahannya sejak dini.

Peringatan tersebut juga diramaikan bazar usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menampilkan beragam produk kuliner serta olahan lokal hasil binaan Sudin KPKP Jakarta Timur.

Sementara itu, Sekretaris Dinas KPKP DKI Jakarta Mujiati mengatakan, peringatan Hari Rabies Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan peliharaan, sekaligus memperkuat upaya pencegahan penularan rabies.

Ia mengingatkan bahwa vaksinasi rabies pada hewan peliharaan perlu dilakukan secara rutin setiap tahun.

Adapun sterilisasi umumnya cukup dilakukan satu kali untuk membantu mengendalikan perkembangbiakan hewan.

“Tujuannya adalah untuk mengendalikan populasi, khususnya populasi kucing yang ada di Jakarta, karena banyak masyarakat yang mengeluhkan keberadaan kucing-kucing, terutama yang tidak berpemilik,” kata Mujiati.

BACA JUGA  Percepat Vaksinasi Anak, Polsek Cengkareng Door to Door Datangi Warga

Menurutnya, program sterilisasi diprioritaskan bagi kucing yang tidak berpemilik untuk membantu mengendalikan populasinya. Pelaksanaannya tetap memperhatikan aspek kesehatan dan kesejahteraan hewan.

“Melalui kegiatan ini kami berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan rabies semakin meningkat. Masyarakat juga diharapkan semakin peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan dan pengendalian populasi hewan secara bertanggung jawab,” katanya.(Paulina/01)