SURABAYA-JATIM|SUDUTPANDANG.ID – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengajak ulama dan berbagai elemen masyarakat di Jawa Timur memperkuat kerja sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan saran sebagai bahan evaluasi pelayanan kepolisian.
Ajakan tersebut disampaikan Suyudi Ario Seto seusai menghadiri Silaturahmi Kamtibmas Kapolri bersama Ulama se-Jawa Timur di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (17/10/2026).
Suyudi mengatakan, dukungan dan doa dari ulama serta masyarakat dibutuhkan agar Polri dapat menjalankan tugas secara optimal, mulai dari memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman hingga menegakkan hukum secara adil.
“Polri, juga Polda Jatim khususnya, dalam pelaksanaan tugas memohon doa dukungan agar bisa melaksanakan tugas dalam memberikan layanan dan perlindungan, pengayoman pada masyarakat, dan juga melakukan upaya-upaya penegakan hukum yang berkeadilan di wilayah ini,” kata Suyudi.
Menurut Kapolri, sinergi dengan tokoh agama, pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, dan berbagai unsur masyarakat perlu diperkuat.
Kerja sama tersebut, kata dia, harus terbangun mulai dari tingkat pimpinan hingga anggota kepolisian yang bertugas langsung di lapangan.
Suyudi menegaskan, Polri merupakan bagian dari masyarakat dan menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat, bangsa, serta negara.
“Polisi berasal dari masyarakat, kita lahir untuk masyarakat, kita bekerja dengan tulus untuk masyarakat dalam pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di Jawa Timur ini,” ujar lulusan Akpol 1994 itu.
Ia juga meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan masukan apabila menemukan pelayanan kepolisian yang belum berjalan maksimal.
Kritik dan saran tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan serta meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kalau ada hal-hal yang dirasa menjadi sebuah gangguan atau juga menjadi sebuah hal-hal yang kurang maksimal dalam pelayanan kita, berikan masukan dan saran agar kita bisa lebih baik lagi ke depannya,” kata Suyudi.
Ia menambahkan, semangat “Polisi Bersama Masyarakat” perlu menjadi landasan bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas.
Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jawa Timur atas dukungan dan kerja sama dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Perkuat Sinergi
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menyatakan, komitmen Kapolri untuk memperkuat sinergi sejalan dengan upaya NU dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Gus Kikin, kolaborasi antara kepolisian dan organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam memelihara stabilitas keamanan di Jawa Timur.
Ia berharap kerja sama tersebut terus berlanjut agar situasi kamtibmas semakin baik.
“Hal yang sama sebetulnya, apa yang diharapkan oleh Kapolri sama juga dengan apa yang diharapkan dari pengurus NU. Kita sama-sama bahu-membahu untuk menjaga kamtibmas ini,” ujar Gus Kikin.(ACZ/01)











