LAMPUNG, SUDUTPANDANG.ID –Bhayangkara Presisi Lampung FC memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengamankan kemenangan 2-1 atas Arema FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Selasa (10/3/2026). Arema harus mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain setelah dua pemainnya diganjar kartu merah.
Pertandingan Bhayangkara FC vs Arema berlangsung dalam tempo yang tidak terlalu cepat. Kondisi lapangan yang sempat tergenang air membuat kedua tim kesulitan mengembangkan permainan.
Arema lebih dulu mengancam pada menit ke-15 melalui tembakan Gabriel Silva setelah menerima umpan Dalberto. Namun, bola masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Bhayangkara FC.
Tuan rumah merespons pada menit ke-28 lewat tendangan keras Moussa Sidibe dari luar kotak penalti. Akan tetapi, bola masih melambung di atas mistar gawang Arema.
Arema akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-45+1. Joel Vinicius mencetak gol setelah memanfaatkan umpan sundulan Dalberto di dalam kotak penalti. Gol tersebut membawa Arema unggul 1-0 hingga menjelang akhir babak pertama.
Namun situasi berubah pada masa tambahan waktu babak pertama. Pada menit ke-45+7, Arema kehilangan Pablo Oliveira yang diganjar kartu merah langsung setelah menginjak kaki Frengky Missa. Arema pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara meningkatkan tekanan untuk memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Sejumlah peluang tercipta melalui Ryo Matsumura dan Sadiki, tetapi masih belum mampu menghasilkan gol.
Arema sempat memberikan perlawanan meski bermain dengan 10 pemain. Pada menit ke-64, Gustavo Franca melepaskan tembakan keras yang memaksa kiper Bhayangkara Awan Seto melakukan penyelamatan.
Situasi semakin sulit bagi Arema ketika Dalberto menerima kartu merah pada menit ke-69 setelah terlibat insiden dengan bek Bhayangkara, Slavko Damjanovic. Setelah meninjau tayangan VAR, wasit asal Jepang Yudai Yamamoto memutuskan mengubah kartu kuning menjadi kartu merah karena Dalberto dianggap melakukan pukulan.
Bermain dengan sembilan pemain membuat pertahanan Arema semakin tertekan. Bhayangkara akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-75 melalui sundulan Privat Mbarga yang memanfaatkan sepak pojok.
Tuan rumah kemudian mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-83 setelah wasit meninjau VAR dan menilai bek Arema, Betinho, melakukan pelanggaran terhadap Dendy Sulistyawan di dalam kotak penalti.
Moussa Sidibe yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya membawa Bhayangkara berbalik unggul 2-1 pada menit ke-86.
Skor tersebut bertahan hingga pertandingan berakhir. Kemenangan ini membawa Bhayangkara Presisi Lampung FC naik ke posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 41 poin dari 25 pertandingan. Sementara itu, Arema FC berada di peringkat ke-11 dengan 31 poin.(FN/01)









