Bupati Asahan Apresiasi Pembinaan Kesehatan Jamaah Haji

Jamaah haji
Bupati Asahan Apresiasi Pembinaan Kesehatan Jamaah Haji (Foto: Humas Pemkab Asahan)

ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID –Kabupaten Asahan terus menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan keberangkatan jamaah haji secara maksimal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program pembinaan kesehatan bagi calon jamaah haji yang digagas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan.

Program ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dan kesiapan para calon tamu Allah.

Dalam acara pembinaan kesehatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Kamis (17/04/2025), Bupati Asahan menyampaikan pentingnya menjaga kondisi fisik sebelum keberangkatan. Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama dalam menjalankan ibadah haji yang membutuhkan stamina prima.

“Saya sangat mengapresiasi program ini. Melalui pembinaan kesehatan yang sistematis, kita bisa memastikan bahwa jamaah haji dari Asahan berangkat dalam kondisi sehat dan siap menunaikan rukun Islam kelima,” ungkap Taufik dalam sambutannya.

BACA JUGA  Asisten Pemerintahan Asahan Hadiri "Site Visit" ke Industri Sei Mangkei

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan para calon jamaah agar tidak mengabaikan kondisi fisik mereka selama masa persiapan. Ia berharap seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat seperti saat berangkat.

“Kesehatan adalah hal utama. Jangan sampai gangguan kesehatan menghambat ibadah. Jaga stamina dan ikuti semua arahan petugas kesehatan selama proses persiapan ini,” pesannya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Fahrizal Pohan, S.K.M., M.Kes., mewakili Kadis Kesehatan, menjelaskan bahwa total 342 calon jamaah haji akan menjalani serangkaian pemeriksaan yang mencakup pengecekan tekanan darah, berat badan, evaluasi kebugaran melalui form PAR-Q, serta konsultasi langsung dengan tenaga medis.

Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap jamaah memiliki kesiapan fisik yang optimal. Jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan, tim medis akan melakukan penanganan lebih lanjut untuk mempersiapkan jamaah menjalani ibadah di Tanah Suci dengan aman dan nyaman.(MA/04)