ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Asahan terus memperkuat sinergi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) DWP Kabupaten Asahan 2025, organisasi ini membahas arah dan strategi pelaksanaan program kerja tahun 2026, yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan.
Acara tersebut dihadiri oleh Penasehat DWP Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, Ketua DWP Kabupaten Asahan, Ny. Hj. Yusnila Zainal Aripin, jajaran pengurus DWP dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan DWP tingkat kecamatan se-Kabupaten Asahan.
Dalam sambutannya, Ketua DWP Asahan, Ny. Hj. Yusnila Zainal Aripin, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antar unit DWP dalam menyusun langkah kerja yang selaras dengan arah pembangunan daerah.
“Melalui Rakor ini, kita ingin menyatukan visi agar seluruh kegiatan DWP memberi dampak langsung bagi kesejahteraan anggota dan masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi program DWP dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Asahan, terutama dalam bidang pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi keluarga, dan pembinaan karakter sosial.
Rakor ini membahas evaluasi pelaksanaan program tahun 2024, realisasi kegiatan tahun 2025, serta penyusunan rencana kerja DWP 2026.
Beberapa bidang yang menjadi sorotan utama meliputi pendidikan perempuan, ekonomi kreatif keluarga, dan penguatan ketahanan sosial masyarakat.

Dalam arahannya, Penasehat DWP Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, memberikan apresiasi terhadap dedikasi para pengurus. Ia menegaskan bahwa keberhasilan DWP tidak diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi dari seberapa besar dampaknya bagi kesejahteraan keluarga dan perempuan Asahan.
“DWP adalah mitra strategis pemerintah daerah. Keberhasilan DWP berarti turut mendorong keberhasilan pembangunan di Kabupaten Asahan,” ungkapnya.
Menjelang penutupan Rakor, seluruh peserta menyepakati sejumlah program prioritas tahun 2026, di antaranya:
- Peningkatan kapasitas anggota DWP melalui pelatihan kepemimpinan dan literasi digital.
- Penguatan ekonomi keluarga dengan pemberdayaan usaha mikro dan ekonomi kreatif berbasis rumah tangga.
- Kolaborasi lintas sektor bersama OPD dan lembaga sosial dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta kegiatan sosial masyarakat.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran perempuan Asahan sebagai agen perubahan dalam keluarga dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, DWP Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya perempuan dan ketahanan keluarga.
Gerakan ini sejalan dengan visi Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.
“Kami ingin DWP menjadi motor penggerak dalam memperkuat peran perempuan dan keluarga sebagai fondasi kemajuan Asahan,” tutup Ny. Hj. Yusnila Zainal Aripin.(MA/04)






