JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Film terbaru berjudul ‘Jangan Buang Ibu’ hadir membawa cerita yang dekat dengan realitas kehidupan keluarga. Film ini mengangkat kisah tentang orang tua yang telah mengorbankan banyak hal untuk anak-anaknya, namun kerap merasa sendiri ketika memasuki usia senja.
Film ‘Jangan Buang Ibu’ garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu tersebut dibintangi sejumlah aktor dan aktris ternama, di antaranya Nirina Zubir, Amanda Manopo, Dwi Sasono, Erika Carlina, serta Refal Hady.
Dalam film produksi Leo Pictures ini, Nirina Zubir memerankan tokoh Ristiana, seorang ibu yang menjalani perjalanan hidup panjang bersama anak-anaknya. Karakter tersebut digambarkan dari usia 30 hingga memasuki usia 60 tahun.
Peran tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Nirina. Ia harus menjalani proses transformasi fisik melalui riasan khusus yang memakan waktu hingga empat jam agar dapat menampilkan perubahan usia karakter secara meyakinkan.
“Sebagai ibu dan juga anak, film ini menjadi pengingat. Saya berperan sebagai Ristiana yang karakternya berkembang dari umur 30, 40, 50 sampai 60-an. Saya seperti dipaparkan hal-hal yang belum pernah saya tahu,” kata Nirina, Minggu (15/3/2026).
Untuk mendalami karakter perempuan yang menua, Nirina melakukan riset dengan mempelajari perubahan fisik maupun emosional yang dialami perempuan di usia paruh baya hingga lanjut usia. Ia juga berinteraksi dengan sejumlah lansia untuk memahami pengalaman hidup mereka.
Pengalaman selama proses syuting membuat Nirina banyak merenung tentang perjalanan hidup dan perubahan fisik yang akan dialami seseorang seiring bertambahnya usia.
“Berkaca dengan kondisi ada keriput saja, saya kayak wow ini berat untuk diterima, tapi ini wajah saya yang akan datang. Jadi belajar ikhlas, salah satunya saya dapatkan dari film ini,” ujarnya.
Lahir dari Kegelisahan
Sementara itu, produser film Jangan Buang Ibu, Agung Saputra, mengatakan cerita film ini lahir dari kegelisahan yang dekat dengan kondisi banyak keluarga di Indonesia.
Menurutnya, tidak sedikit orang tua yang telah menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya untuk membesarkan anak-anaknya, namun justru merasa kesepian ketika memasuki masa tua.
“Banyak orang tua yang menghabiskan banyak uang dan waktunya bagi anak, tetapi ketika menua mereka sering merasa sendiri. Lewat film ini kita ingin mengingatkan bahwa orang tua bukan beban, mereka adalah rumah pertama yang kita miliki sebagai anak,” ujar Agung saat peluncuran poster dan trailer film di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Melalui cerita yang emosional dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, film Jangan Buang Ibu diharapkan dapat menjadi pengingat tentang pentingnya menghargai peran orang tua serta menjaga hubungan keluarga dengan penuh empati.(red)










