Kajati Sulsel Gelar Rakor Ramadan, Minta Jajaran Tetap Disiplin dan Produktif

Kajati Sulsel
Kajati Sulsel Gelar Rakor Ramadan, Minta Jajaran Tetap Disiplin dan Produktif (Foto: Humas Kejati Sulsel)

MAKASSAR, SUDUTPANDANG.ID – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel), Didik Farkhan Alisyahdi, SH., MH., mengingatkan seluruh jajaran agar tetap menjaga performa dan kedisiplinan kerja selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Arahan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) virtual di lingkungan Kejati Sulsel, Jumat (20/2/2026).

Rakor yang dipusatkan di Kantor Kejati Sulsel itu turut dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulsel, Prihatin, serta para Asisten di lingkungan Kejati Sulsel.

Sejumlah isu strategis dibahas, di antaranya evaluasi kinerja selama Ramadan, kesiapan Satuan Kerja (Satker) menuju predikat WBK/WBBM, hingga rencana pelaksanaan Lomba Pemilihan Dai Cilik (Pildacil).

Dalam arahannya, Didik Farkhan Alisyahdi menegaskan pentingnya menjaga ritme kerja tetap optimal hingga memasuki masa libur panjang Idul Fitri.

BACA JUGA  Kinerja Pelayanan Hukum Naik, Kemenkum Bukukan Capaian Positif hingga Akhir 2025

Ia juga memberi perhatian pada keamanan kantor serta ketertiban administrasi, khususnya terkait pengajuan cuti pegawai.

“Bagi para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan pejabat struktural, diwajibkan untuk meminta izin kepada pimpinan apabila hendak meninggalkan wilayah tugas,” tegas Didik.

Dalam konteks reformasi birokrasi, Kajati meminta seluruh jajaran memastikan kesiapan masing-masing Satker yang akan mengajukan diri meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Ia juga mengingatkan kewajiban pelaporan tahunan bagi aparatur negara, baik Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk pejabat, maupun Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN).

“Batas maksimal pengisian adalah 31 Maret 2026. Perlu diingat, kepatuhan pelaporan ini menjadi salah satu persyaratan mutlak dalam proses kenaikan pangkat maupun jabatan,” imbuhnya.

BACA JUGA  Hore, Bulan Ramadan PLN Berikan Diskon Tambah Daya Hingga 5.500 VA

Untuk menyemarakkan Ramadan sekaligus mempererat hubungan institusi dengan masyarakat, Kejati Sulsel akan menggelar Lomba Pildacil. Kajati meminta seluruh Kajari di wilayah Sulsel memberikan dukungan penuh melalui sosialisasi dan seleksi peserta di daerah masing-masing.

“Saya mohon para Kajari mendukung kegiatan ini dengan melakukan sosialisasi dan seleksi calon peserta di daerahnya masing-masing. Segera kirimkan daftar pesertanya,” ujar Kajati.

Pada kesempatan yang sama, Wakajati Sulsel Prihatin mengingatkan pentingnya menjaga kelancaran proses penegakan hukum menjelang libur panjang yang dijadwalkan pada 13 hingga 29 Maret.

Ia meminta jajaran bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) segera memperkuat koordinasi dengan pihak Pengadilan dan Kepolisian, terutama untuk perkara yang akan memasuki tahap penuntutan.

BACA JUGA  Problematika Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Korupsi

“Perhatikan betul perkara-perkara yang membutuhkan atensi khusus,” pungkas Prihatin.

Melalui Rakor ini, Kejati Sulsel berharap seluruh jajaran tetap solid, disiplin, dan profesional dalam menjalankan tugas, sehingga pelayanan hukum kepada masyarakat tetap berjalan optimal sepanjang Ramadan hingga Idul Fitri.(PR/04)