Kanwil Kemenag Jatim Laksanakan Monev Kegiatan Pondok Ramadan di SMP Negeri 4 Pasuruan

Kegiatan Kanwil Kemenag Jatim saat Monev Kegiatan Pondok Ramadan di SMP Negeri 4 Pasuruan (Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program PAISLove Ramadan bagi peserta didik di satuan pendidikan, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan agama Islam di sekolah serta penguatan pembentukan karakter religius siswa selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan pemantauan di Kota Pasuruan dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Nomor: 572/Kw.13.04/02/2026 yang diterbitkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Dalam surat tugas tersebut, Laila Trianggriana, S.E., Analis SDM Aparatur Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, ditugaskan untuk melaksanakan pemantauan dan evaluasi kegiatan PAISLove Ramadan Peserta Didik Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi pada tanggal 10 hingga 11 Maret 2026 di sejumlah satuan pendidikan di Kota Pasuruan.

Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan Pondok Ramadan berjalan dengan baik, efektif, dan memberikan dampak positif bagi peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan budaya belajar, kreativitas, serta motivasi siswa dalam meraih prestasi yang terbaik melalui kegiatan keagamaan yang bermakna.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, tim dari Kanwil Kemenag Jatim melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aktivitas Pondok Ramadan yang dilaksanakan oleh siswa. Kegiatan yang dipantau antara lain pembelajaran Al-Qur’an, kajian keislaman, praktik ibadah, serta berbagai kegiatan penguatan karakter yang dirancang oleh sekolah selama bulan Ramadan.
Hadir pula Dzulkifli, S.Pd.I, dalam kegiatan pemantauan tersebut. Ia menyampaikan bahwa program PAISLove Ramadan merupakan salah satu program strategis yang bertujuan menanamkan nilai-nilai religius, kejujuran, kedisiplinan, serta kepedulian sosial kepada peserta didik.
“Melalui kegiatan Pondok Ramadan ini, siswa tidak hanya mendapatkan tambahan pemahaman tentang ajaran Islam, tetapi juga belajar mempraktikkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi ini sangat penting untuk memastikan program yang dilaksanakan di sekolah benar-benar berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Selain itu, hasil evaluasi juga akan menjadi bahan perbaikan bagi pelaksanaan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang.
Dalam surat tugas tersebut juga disebutkan bahwa petugas yang ditugaskan berkewajiban melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan kepada atasan langsung sebelum dan sesudah melaksanakan tugas. Laporan tersebut akan menjadi bagian dari dokumentasi sekaligus bahan evaluasi pelaksanaan program PAISLove Ramadan di seluruh wilayah Jawa Timur.
Dengan adanya kegiatan pemantauan ini, diharapkan pelaksanaan Pondok Ramadan di sekolah dapat berjalan lebih terarah, berkualitas, dan mampu memberikan pengalaman spiritual yang bermakna bagi para peserta didik.

BACA JUGA  Kolonel Dariyanto Sambang Ponpes Amanatul Ummah

Program PAISLove Ramadan sendiri merupakan inisiatif dari Kementerian Agama yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan Ramadan. Program ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekolah, sekaligus menciptakan suasana Ramadan yang penuh dengan kegiatan positif, edukatif, dan inspiratif bagi siswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi pribadi yang berintegritas di masa depan.(ACZ)