Kejati DKI Gelar Baksos dan Edukasi Kesehatan Gigi-Mulut Siswa SD Pondok Domba Tol Angke

Kajati DKI Jakarta Reda Manthovani bersama-sama anak TK dan SD saat Baksos (Dok. Puspenkum)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Reda Mantovani bersama Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Perjasa) dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PMSTI) menggelar aksi sosial berupa pengobatan gratis untuk kesehatan gigi dan mulut anak-anak yang kurang mampu.

Kajati DKI ini menyambangi Taman Kanak-kanak dan-Sekolah Dasar Pondok Domba yang berlokasi di kolong Tol Angke, Jumat (4/11).

“Bakti sosial bersama ini, merupakan bentuk kepedulian untuk membantu sesama,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Reda Mantovani yang disampaikan Kepala seksi Penerangan Hukum (Kasie Penkum) Ade Sopyan dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Jumat (4/11).

Menurut Reda, aksi sosial tersebut sebagai wujud kepedulian institusinya terhadap masyarakat yang terdampak lantaran perekonomian yang saat ini tidak menentu.

BACA JUGA  Akan Purna Tugas, Anies Baswedan Serahkan Anugerah Jurnalistik Mohamad Hoesni Thamrin Terakhir

Apalagi situasi saat ini, lowongan pekerjaan sulit didapat akibat pandemi Covid-19 yang menghantam semua aspek. Bukan hanya di Indonesia diberbagai belahan dunia juga merasakan dampaknya.

“Saat ini masyarakat kita merasakan dampak dari ekonomi karena itu kita hadir disini untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,”kata Reda.

Sementara itu Kepala Sekolah Pondok Domba Anggiat Simanulang menyampaikan apresiasi kepada Kajati DKI Jakarta yang menaruh perhatian tidak hanya kepada sekolahnya tapi warga di sekitar sekolah.

“Terima kasih kepada Pak Kajati yang berkenan mengunjungi sekolah kami. Sekolah ini berdiri sejak tahun tahun 2000. Dibantu 4 guru tetap dan 1 guru bantu. Sedangkan jumlah TK dan SD total 71 orang. Selain di Grogol Petamburan, sekolahnya ada di pergudangan Pluit, Rawa Indah Kapuk Muara, Tanjung Priuk, Kampung Muara Bahari pinggir rel kereta, Kampung Bayam, Pademangan, dan Plumpang dengan total siswa 403 anak,” jelas Anggiat.

BACA JUGA  Tegas! Pemprov DKI Jakarta Cabut KJP Pelajar Tawuran di Jaktim

Selanjutnya dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Kajati DKI Jakarta Reda Manthovani.

Selain memberikan pengobatan gratis, Kejati DKI Jakarta, Persaja dan PMSTI memberikan bantuan berupa angpao sebesar Rp 10 juta dan paket tas beserta isi, sandal anak, dan pakaian layak pakai 100 buah, sembako kepada masyarakat di sekitar sekolah sebanyak 200 paket, kasur 50, dan karpet 50 unit. (05)

Tinggalkan Balasan