BANDUNG, SUDUTPANDANG.ID – Ketua DPRD Jawa Barat (Jabar), Buky Wibawa Karya Guna, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembentukan Dewan Kebudayaan Jabar yang akan dibentuk oleh Gubernur Dedi Mulyadi. Dukungan tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi dengan tim inti calon pengurus dewan kebudayaan di ruang kerja Ketua DPRD Jabar, Selasa (14/10/2025).
Siaran pers yang diterima Rabu (15/10/2025), menyebutkan, dalam pertemuan itu, Bucky menyampaikan harapannya agar Dewan Kebudayaan Jabar menjadi wadah yang inklusif bagi berbagai tokoh dan cabang budaya dari seluruh elemen masyarakat.
Ia menekankan pentingnya harmoni dalam kepengurusan serta program kerja yang visioner untuk mendukung pelestarian dan pengembangan budaya daerah.
“Dewan Kebudayaan harus mampu mengangkat budaya unggulan Sunda secara nyata, termasuk menanamkan nilai-nilai filosofis budaya sejak dini di tingkat pendidikan dasar,” ujar Bucky.
Selain itu, Ketua DPRD Jabar menambahkan bahwa DPRD saat ini tengah membahas peraturan daerah tentang kemajuan budaya untuk mempercepat pembangunan kebudayaan di wilayah Jawa Barat.

Koordinator Panitia Calon Dewan Kebudayaan Jabar, Anton Charliyan, menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD. Ia menegaskan bahwa dewan kebudayaan ke depan akan terbuka untuk berbagai tokoh budaya dan akan terus menjalin koordinasi dengan DPRD serta pihak terkait lainnya.
“Tim kami juga telah menyusun modul nilai-nilai Panca Waluya, Cageur, Bageur, Bener, Pinter, Singe yang akan digunakan sebagai bahan ajar kurikulum di berbagai jenjang pendidikan,” ujar Anton.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Selain Ketua DPRD dan tim inti calon pengurus Dewan Kebudayaan, hadir pula sejumlah tokoh budaya seperti Kang Oman Ki Pamanah Rasa, Kang Andre Preanger, Bunda Madrim, Bunda R Sonya, Wa Deden Hidayat, Kang Ir Ocha, Dr Elis Suryani, Prof Agus Garut, Bunda Wida, serta Ida Agung Siliwangi beserta istri.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran Dewan Kebudayaan di Tatar Pasundan dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Sunda serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap nilai-nilai lokal.(01)


