Luapan Kali Sunter Picu Banjir Parah di Cipinang Melayu

Avatar photo
Luapan Kali Sunter Picu Banjir Parah di Cipinang Melayu
Petugas bersama warga sedang memantau arus Kali Sunter di Jembatan penghubung warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.(Foto: istimewa)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Luapan Kali Sunter memicu banjir parah di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (23/1/2026), dengan ketinggian air mencapai 170 sentimeter.

Banjir tetap merendam wilayah tersebut meskipun hujan sudah berhenti, membuat warga kesulitan beraktivitas dan sebagian memilih mengungsi.

Ketua RW 04 Cipinang Melayu, Yoni Triorama, mengatakan, kenaikan muka air terjadi sejak pagi akibat debit Kali Sunter yang kembali naik setelah sempat surut dini hari.

“Dini hari tadi air sempat surut 20-30 sentimeter. Namun setelah Subuh, luapan Kali Sunter kembali naik dan sekarang lebih tinggi dari malam sebelumnya,” ujar Yoni di lokasi banjir.

Akibat banjir, sekitar 50 warga RW 04 Cipinang Melayu terpaksa mengungsi. Sebanyak 30 jiwa menempati Masjid Universitas Borobudur, sementara 20 lainnya mengungsi di Masjid Al-Hidayah.

BACA JUGA  Jam Tangan Branded Milik Ahmad Sahroni Resmi Dikembalikan

Bantuan mulai berdatangan dari sejumlah instansi, termasuk Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyalurkan makanan untuk warga terdampak.

Hingga berita ini ditulis, warga di wilayah tersebut masih berjaga dan melakukan pemantauan mandiri sambil menunggu air surut sepenuhnya.

Berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta, Jumat (23/1/2026) hingga pukul 15.00 WIB, tercatat 30 RT di Jakarta Timur terdampak banjir.

Di antaranya, Cipinang Melayu mencatat 15 RT dengan genangan air setinggi 30-90 sentimeter akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali PHB Sulaiman.(Paulina/01)