KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kediri resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Hotel Insumo, Kota Kediri, pada Kamis malam (30/10/2025). Forum lima tahunan ini menjadi momen penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan program strategis Golkar di wilayah Kabupaten Kediri.
Musda kali ini berlangsung cukup unik karena hanya terdapat satu kandidat Ketua DPD Golkar Kabupaten Kediri. M. Hadi Setiawan, S.E menjadi satu-satunya pendaftar hingga batas penutupan pada Selasa, 28 September 2025. Dengan demikian, ia dipastikan terpilih secara aklamasi untuk memimpin Golkar Kabupaten Kediri periode 2025-2030.
Pembukaan Musda berlangsung meriah dan dihadiri berbagai tokoh Golkar, mulai dari pengurus Kota dan Kabupaten Kediri, anggota DPR RI, DPRD Jawa Timur, hingga sejumlah senior partai. Hadir pula Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Ali Mufthi menegaskan bahwa Musda bukan hanya agenda memilih ketua baru, tetapi juga momentum memperkuat langkah strategis Golkar untuk lima tahun ke depan.
“Harapannya Golkar tetap solid untuk Indonesia maju. Kami berkomitmen mendukung program pemerintah demi kemakmuran rakyat dan bangsa,” ujarnya kepada wartawan.
Ali juga menekankan pentingnya peningkatan pelayanan publik oleh para kader dan pengurus Golkar
“Rakyat akan semakin dekat dengan Golkar jika mereka benar-benar merasakan pelayanan yang baik. Itulah yang akan terus kita evaluasi,” tambahnya.
Setelah ditetapkan sebagai ketua terpilih, M. Hadi Setiawan menyampaikan visinya untuk memperkuat soliditas internal partai. Ia berencana mendorong kolaborasi harmonis antara kader muda dan kader senior, yang menurutnya merupakan kekuatan inti Golkar sejak awal berdiri.
“Kami ingin yang muda bersinergi dan menghormati para senior. Golkar tumbuh dari pengalaman para sesepuh yang harus terus kita hormati,” jelasnya.
Selain memperkuat internal partai, Hadi Setiawan menegaskan pentingnya membangun kerja sama dengan pemerintah daerah maupun pusat. Menurutnya, kehadiran Bupati, Wakil Bupati, dan Wali Kota Kediri dalam acara Musda menjadi bukti bahwa Golkar mampu menjaga hubungan baik dengan para pemimpin daerah.
“Sinergi ini sangat penting agar program pembangunan di Kediri dapat berjalan optimal. Kami akan terus membuka ruang komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Hadi.(CN/04)




