JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Ketua Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) atas dukungan besar yang diberikan dalam pengembangan futsal nasional.
Menurutnya, sinergi kuat antara kedua lembaga tersebut menjadi kunci penting di balik pesatnya kemajuan futsal Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Pernyataan itu disampaikan Michael usai Timnas Futsal Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3–1 atas Australia dalam laga uji coba internasional di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, Sabtu (1/11/2025).
Pertandingan yang dimulai pukul 19.30 WIB itu menjadi bagian dari persiapan skuad Garuda Muda menuju ajang SEA Games 2025.
Dalam laga tersebut, pelatih menurunkan formasi andalan dengan Ahmad Habibie di posisi penjaga gawang, serta Firman Adriansyah, Israr Megantara, Iqbal Rahmatullah, dan Rizki Xavier sebagai starter.
Sementara itu, tim futsal Australia menampilkan Pok Man Yu di bawah mistar, didukung oleh Patrick Lynch, Matthew Giovenali, Dominic Mawson, dan Jordan Aaron.
Kemenangan ini disambut antusias oleh ratusan penonton yang memadati arena. Timnas Indonesia tampil agresif sejak awal laga dan mampu mendominasi permainan melalui kombinasi kecepatan, pressing ketat, dan penyelesaian akhir yang efektif.
Dalam keterangannya kepada awak media, Michael Sianipar menegaskan bahwa capaian tersebut bukan hanya hasil kerja keras tim pelatih dan pemain, tetapi juga buah dari dukungan penuh federasi dan pemerintah.
“Kemajuan futsal Indonesia hari ini merupakan hasil dari sinergi luar biasa antara PSSI dan Kemenpora. Tanpa fondasi kuat serta perhatian berkelanjutan dari kedua institusi ini, sulit bagi futsal Indonesia berkembang sepesat sekarang,” ujar Michael.
Ia menambahkan, keberhasilan dalam uji coba melawan Australia merupakan bukti nyata dari kerja sistematis yang dilakukan sejak awal tahun.
Kolaborasi antara FFI dan PSSI dinilainya berjalan harmonis, terutama dalam hal pembinaan atlet, peningkatan infrastruktur, serta penyelenggaraan kompetisi berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional.
“Kami berterima kasih kepada Ketua Umum PSSI, Pak Erick Thohir, serta Menteri Pemuda dan Olahraga, Pak Dito Ariotedjo, yang selalu memberi ruang besar bagi futsal untuk berkembang. Keduanya menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung olahraga ini agar sejajar dengan cabang olahraga lainnya,” tambahnya.
Menurut Michael, dukungan dari Kemenpora juga tercermin melalui penyediaan fasilitas latihan yang representatif serta bantuan program pengembangan pelatih dan wasit bersertifikasi internasional.
Langkah tersebut membuat futsal Indonesia semakin siap bersaing di level Asia Tenggara maupun Asia.
“PSSI memberikan dukungan teknis dan struktur kompetisi yang semakin profesional, sementara Kemenpora memastikan ekosistem olahraga tetap berkelanjutan. Sinergi ini menciptakan fondasi kuat bagi masa depan futsal Indonesia,” ujarnya.
Di sisi lain, laga uji coba melawan Australia juga menjadi ajang evaluasi bagi tim pelatih sebelum menghadapi turnamen besar.
Michael menyebut pertandingan ini sangat penting untuk mengukur kesiapan skuad Garuda Muda jelang SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand.
“Uji coba internasional seperti ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri pemain, tapi juga memperkuat mental bertanding mereka. Hasil 3–1 menunjukkan potensi besar yang dimiliki anak-anak muda kita,” katanya.
Michael berharap momentum positif ini dapat dijaga dengan konsistensi latihan, disiplin tinggi, serta dukungan terus-menerus dari seluruh elemen futsal nasional.
Ia menegaskan bahwa FFI berkomitmen menjaga kesinambungan pembinaan dari usia muda hingga level profesional.
“Kami ingin menjadikan futsal sebagai olahraga yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki ekosistem ekonomi yang sehat. Dengan kolaborasi PSSI, Kemenpora, klub, dan pelaku industri, futsal bisa menjadi kebanggaan bangsa,” tegas Michael.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dan media dalam mendukung perkembangan futsal.
Menurutnya, semakin besar perhatian publik terhadap futsal, semakin cepat pula olahraga ini berkembang.
Pertandingan melawan Australia menjadi salah satu dari rangkaian uji coba internasional yang disiapkan oleh FFI bersama PSSI dan Kemenpora.
Setelah laga ini, Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan menjalani pemusatan latihan lanjutan di Yogyakarta sebelum bertolak ke Thailand untuk mengikuti SEA Games 2025.
Kemenangan 3–1 atas Australia pun diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain muda Indonesia untuk terus mengasah kemampuan dan menorehkan prestasi di kancah internasional.
Dengan dukungan yang solid dari semua pihak, Michael optimistis futsal Indonesia akan mampu bersaing dan meraih hasil maksimal di ajang SEA Games mendatang.










