Pasca Lebaran, Bulog Kediri Pastikan Stok Beras Aman dan Siap Stabilkan Harga

Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Kediri
Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun. (Foto : Chandra Nurcahyo)

KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Kediri memastikan ketersediaan stok beras pasca Hari Raya Idul Fitri 2026 dalam kondisi aman dan mencukupi.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, saat ditemui, Rabu (25/3/2026).

Harisun menjelaskan bahwa pihaknya terus mengantisipasi kebutuhan pasokan beras, baik di gudang Bulog maupun di pasar tradisional dan modern. Bulog juga siap memenuhi permintaan beras, khususnya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), dari pasar maupun para pengecer.

“Pasca Lebaran ini kami terus mengantisipasi ketersediaan pasokan beras, khususnya beras di gudang Bulog maupun di pasar-pasar. Kami siap menyuplai beras SPHP berapapun yang diminta pasar, termasuk pengecer,” ujarnya.

BACA JUGA  DPRD Kabupaten Pasuruan Bentuk Pansus Tata Tertib, Sesuaikan SOTK dan Regulasi

Ia menambahkan, pihaknya juga rutin melakukan pemantauan langsung ke pasar guna memastikan distribusi berjalan lancar serta harga tetap terkendali.

Untuk stok, Harisun mengungkapkan bahwa saat ini Bulog Kediri memiliki cadangan sekitar 71 ribu ton beras. Jumlah tersebut dinilai sangat mencukupi, bahkan setara dengan kebutuhan hingga 23 bulan ke depan.

“Stok kami sangat banyak, sekitar 71 ribu ton atau cukup untuk 23 bulan ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu resah atau panik terkait ketersediaan beras,” tegasnya.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga di pasaran, Bulog akan terus menyalurkan beras SPHP ke pasar tradisional serta melalui sinergi dengan aparat TNI dan Polri. Penyaluran ini juga dilakukan melalui program Gerakan Pangan Murah (GPU).

BACA JUGA  Catat, Beberapa Tips Agar Rumah Aman dari Pencuri Ketika Mudik Lebaran

“Kami tetap melakukan dropping beras SPHP ke pasar-pasar tradisional dan juga memenuhi permintaan dari TNI dan Polri. Sinergi ini berjalan dengan baik untuk membantu masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Harisun menyebutkan bahwa untuk sementara pasca Lebaran permintaan belum terlalu tinggi, namun diperkirakan akan mulai meningkat dalam waktu dekat. Bulog pun telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk pengemasan ulang beras dari ukuran 50 kilogram menjadi 5 kilogram dan mengikuti sesuai kebutuhan pasar.

Dalam waktu dekat, Bulog Kediri juga telah menyiapkan sekitar 100 ton beras untuk didistribusikan ke wilayah Kabupaten Nganjuk serta Kota dan Kabupaten Kediri.

Ia berharap, dengan adanya suplai beras SPHP dari Bulog, masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga, terutama di tengah tingginya harga beras premium di pasaran.

BACA JUGA  104 Lembaga Halal Mancanegara Ajukan Saling Pengakuan-Keberterimaan Produk Halal

“Kami harap masyarakat tidak perlu gelisah atau melakukan pembelian berlebihan. Belilah sesuai kebutuhan, karena stok Bulog masih sangat mencukupi,” pungkasnya. (CN)