Pastikan Setiap Bata Bermakna, Pabandya Bakti Sterdam V/Brawijaya Tinjau Langsung TMMD ke-127 di Wonosari

Peninjauan proyek habilitasi hingga fondasi infrastruktur yang sedang dikerjakan TMMD ke 127 ((Foto Istimewa)

PASURUAN – JATIM | SUDUTPANDANG.ID –
Di bawah langit cerah suasana Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (6/3/2026), terasa lebih hidup. Di antara tumpukan bata merah, tumpahan semen basah, dan aroma tanah basah setelah hujan ringan, sekelompok prajurit TNI berpakaian loreng hijau berbaur dengan warga. Mereka bukan sekadar tamu; mereka adalah bagian dari gotong royong yang sedang membangun harapan baru bagi desa ini.

Letkol CAJ Nurhasim, Pabandya Bakti Sterdam V/Brawijaya, tiba di lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 yang digelar oleh Kodim 0819/Pasuruan. Dengan langkah tegap, ia berjalan menyusuri area proyek mulai dari rumah-rumah yang sedang direhabilitasi hingga fondasi infrastruktur yang sedang dikerjakan. Peninjauan ini bukan rutinitas biasa, melainkan upaya memastikan setiap sasaran fisik berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur,” tegas Letkol CAJ Nurhasim saat berbincang dengan tim satgas dan warga. “Ini tentang membangun kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin hasil pekerjaan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya selesai di atas kertas.”

BACA JUGA  Presiden PKS Sowan ke Tokoh dan Ziarah ke Pendiri NU

Di lapangan, terlihat prajurit TNI berdiri di halaman rumah bergaya minimalis berwarna putih dengan atap merah gelap, dikelilingi pepohonan hijau lebat. Di sisi lain, ada pula tim yang sedang berdiskusi di depan rumah kuning cerah dengan pekerjaan renovasi yang sedang berlangsung lengkap dengan perancah besi, ember cat, dan tumpukan material. Semua itu mencerminkan progres nyata rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi beberapa keluarga, perbaikan fasilitas umum seperti MCK, serta peningkatan akses jalan desa.

Sementara itu, Pasiter Kodim 0819/Pasuruan, Kapten Arh. Nurhidayat, menjelaskan pendekatan yang diambil satgas. “Kami tidak hanya mengejar target penyelesaian, tapi memastikan prosesnya melibatkan masyarakat secara aktif,” ujarnya. “Dengan begitu, rasa memiliki tumbuh, dan hasil pembangunan bisa dirawat bersama-sama oleh warga desa.”

BACA JUGA  Tim Kesehatan TMMD 119 Lakukan Pemeriksaan dan Resep Obat

Program TMMD ke-127 ini, yang berlangsung sejak awal Februari hingga Maret 2026, memang dirancang untuk menyentuh aspek paling dasar kehidupan warga pedesaan. Di Desa Wonosari, satgas tidak hanya membangun dinding dan atap baru bagi keluarga-keluarga yang sebelumnya tinggal di rumah reyot, tapi juga memperkuat ikatan sosial melalui kerja bakti bersama. Warga ikut naik tangga bambu, mengaduk semen, hingga memasang resplangsemua dilakukan dengan semangat gotong royong di bawah terik matahari.

Kehadiran Letkol CAJ Nurhasim di tengah hiruk-pikuk proyek ini menjadi pengingat bahwa program TMMD adalah wujud nyata komitmen TNI AD untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di daerah yang membutuhkan percepatan pembangunan. Saat meninggalkan lokasi, ia menyempatkan diri berfoto bersama prajurit dan warga, seolah menegaskan: pembangunan ini milik bersama, dan keberhasilannya ditentukan oleh kolaborasi yang erat.

BACA JUGA  Agung Sambut Positif Antusiasme Peserta Seleknas PBSI 2022

Dengan progres yang terus dipantau ketat, TMMD ke-127 di Pasuruan diharapkan tak hanya meninggalkan infrastruktur baru, tapi juga semangat kebersamaan yang lebih kuat sebuah warisan abadi bagi Desa Wonosari dan sekitarnya.(ACZ)