JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) atau Pelindo Solusi Digital menginisiasi forum diskusi dan pemaparan bertema Cascading dan Alignment Enterprise Architecture (EA) sebagai langkah strategis untuk memastikan keselarasan antara strategi bisnis dan arsitektur perusahaan di lingkungan Pelindo Group.
Forum ini dirancang sebagai wadah pertukaran gagasan yang mempertemukan sudut pandang akademisi dan praktisi industri guna mendukung agenda besar transformasi digital Pelindo.
Dengan penguatan Enterprise Architecture yang terarah dan selaras, Pelindo Group diharapkan mampu menciptakan integrasi sistem yang lebih optimal, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, serta mempercepat penciptaan nilai bisnis yang berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Pusilkom UI), Dr. Betty Purwandari, bersama mahasiswa Program Magister Teknologi Informasi (MTI) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI).
Para mahasiswa ini sebelumnya telah melakukan penelitian tesis di lingkungan Pelindo, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan dan penerapan Enterprise Architecture.
Partisipasi akademisi dan mahasiswa menjadi bagian dari kolaborasi jangka panjang antara Pelindo Solusi Digital dan Universitas Indonesia dalam mengembangkan keilmuan sekaligus memastikan implementasi Enterprise Architecture yang sesuai dengan kebutuhan industri di Pelindo Group.
Diskusi menitikberatkan pada pemahaman Cascading dan Alignment Enterprise Architecture sebagai dua proses strategis yang saling melengkapi. Cascading dimaknai sebagai proses penurunan arah dan prinsip arsitektur dari tingkat holding hingga ke subholding dan anak perusahaan.
Sementara alignment berperan menjaga agar seluruh inisiatif bisnis dan teknologi tetap selaras, terintegrasi, serta mendukung pencapaian visi perusahaan secara menyeluruh.
Pendekatan ini diyakini dapat memperkuat posisi Enterprise Architecture sebagai fondasi utama dalam pengelolaan layanan operasional dan pengembangan kapabilitas digital di Pelindo Group.
Komisaris Utama Pelindo Solusi Digital, Riri Satria, menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan industri agar penerapan Enterprise Architecture tidak berhenti pada tataran konsep.
“Enterprise Architecture bukan sekadar kerangka kerja teknis, melainkan jembatan antara visi strategis dan realitas implementasi. Melalui dialog dan kolaborasi yang berkelanjutan dengan akademisi, Pelindo Solusi Digital dapat memastikan bahwa penerapan EA tetap relevan, adaptif, serta mampu memberikan nilai nyata bagi organisasi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pelindo Solusi Digital bersama Universitas Indonesia kembali menegaskan komitmen untuk menjembatani teori dan praktik, sekaligus memperkuat peran Enterprise Architecture dalam membangun organisasi yang adaptif, terukur, dan berkelanjutan.
Ke depan, sinergi tersebut diharapkan terus berkembang untuk mendukung penguatan kapabilitas digital serta tata kelola perusahaan di seluruh lingkungan Pelindo Group.(UM/04)









