Pemkab Lampung Timur Dorong Pembangunan Jembatan Gantung di Way Bungur

Pemkab Lampung Timur Dorong Pembangunan Jembatan Gantung di Way Bungur
Peninjauan lapangan di lokasi penyeberangan Kali Pasir (Foto: Istimewa)

LAMPUNG TIMUR, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur terus berupaya meningkatkan konektivitas antarwilayah. Salah satu langkah yang tengah didorong adalah rencana pembangunan jembatan gantung di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur.

Rencana pembangunan jembatan gantung tersebut dibahas dalam peninjauan lapangan di lokasi penyeberangan Kali Pasir, Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri Anggota DPR RI Hanan A. Rozak, Anggota DPRD Provinsi Lampung Aditiya, Wakil Ketua DPRD Lampung Timur Ariyan Putra Marga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lampung Timur Primadiatha Ramadheni, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Camat Way Bungur, serta unsur Forkopimcam Way Bungur.

Kepala Dinas PU Lampung Timur Primadiatha Ramadheni menjelaskan, pemerintah daerah telah melakukan inventarisasi kebutuhan pembangunan jembatan gantung sejak awal 2025.

Inventarisasi tersebut dilakukan sebagai upaya menjawab kebutuhan akses masyarakat di sejumlah wilayah yang masih terkendala infrastruktur.

BACA JUGA  DPRD Lampung Timur Gelar Rapat Paripurna Terkait Lima Raperda

“Sejak Januari hingga Desember 2025, Pemkab Lampung Timur telah mengajukan tujuh usulan pembangunan jembatan gantung. Usulan tersebut disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri dan juga pihak TNI,” kata Primadiatha.

Menurutnya, sebagian besar usulan yang diajukan kini mulai menunjukkan perkembangan dan mendapat perhatian dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun Balai BPJN.

“Alhamdulillah, hampir seluruh usulan yang kami sampaikan menunjukkan progres. Saat ini kami masih menunggu tahapan lanjutan sambil menyiapkan data dan dokumen pendukung agar pembangunan jembatan gantung sementara ini dapat segera direalisasikan,” ucapnya.

Primadiatha menambahkan, pembangunan jembatan permanen membutuhkan anggaran yang cukup besar, yakni berkisar antara Rp 70 miliar hingga Rp 80 miliar. Keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan pembangunan tersebut.

BACA JUGA  Pemkab Bengkulu Selatan Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Mendagri

“Oleh karena itu, jembatan gantung menjadi solusi sementara. Sambil berjalan, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan anggaran pembangunan jembatan permanen,” katanya.

Jembatan gantung yang direncanakan di Kecamatan Way Bungur diperkirakan memiliki panjang sekitar 100 hingga 120 meter, menyesuaikan dengan kondisi dan titik masuk yang akan ditetapkan. Saat ini, proses pembangunan masih menunggu tahapan perencanaan dan penganggaran.

Selain itu, pada 2026 Pemkab Lampung Timur juga mengusulkan pembangunan enam jembatan gantung lainnya. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat, terutama akses anak-anak menuju sekolah serta mempermudah jangkauan ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit.

Primadiatha menegaskan, usulan pembangunan jembatan gantung tersebut bukan dipicu oleh beredarnya video viral di media sosial.

BACA JUGA  Pemkab Lamtim Menggelar Istighosah dan Sholawat Kebangsaan

“Jauh sebelum itu, Pemkab Lampung Timur telah mengusulkan pembangunan enam jembatan gantung sebagai bagian dari komitmen meningkatkan pelayanan publik dan keselamatan masyarakat,” pungkasnya.(FN/08)