Penembakan Brutal di Meine-AS, 22 Orang Tewas, Puluhan Terluka

Foto yang dirilis kantor Sheriff Androscoggin County, yang diyakini sebagai tersangka kasus penembakan massal di Lewiston, Meine, Amerika Serikat pada Rabu (26/10/2023). FOTO: Sumber: cnn.com

LONDON, SUDUTPANDANG.ID – Akibat penembakan massal di Lewiston, Maine, Amerika Serikat, Rabu (25/10/2023), sekurangnya 22 orang tewas dan 50 hingga 60 mengalami luka-luka.

Kepolisian Negara Bagian Maine dan seorang sheriff county sebelumnya — seperti dilaporkan NBC News — sebelumnya melaporkan ada penembak berkeliaran Rabu malam tetapi tidak mengungkapkan lebih jauh.

“Ada penembak berkeliaran di Lewiston,” kata polisi negara bagian Maine, dalam platform media sosial X.

“Kami meminta orang-orang agar berlindung di tempat. Harap tetap berada di dalam rumah Anda dengan pintu terkunci. Penegakan hukum saat ini sedang menyelidiki di beberapa lokasi,” katanya.

Kantor Sheriff Androscoggin County melalui Facebook mengunggah dua foto dari seorang tersangka yang dinyatakan masih buron itu.

BACA JUGA  Kebencian Terhadap Orang Asia-Amerika di AS Meningkat

Sheriff daerah meminta bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi tersangka dalam foto, seorang pria berjanggut dengan kemeja lengan panjang dan celana jeans memegang senapan dalam posisi menembak.

Pusat Medis Central Maine di Lewiston mengatakan pihaknya “bereaksi terhadap korban massal, peristiwa penembakan massal” dan berkoordinasi dengan rumah sakit setempat untuk menerima pasien.

Lewiston adalah kota di Androscoggin County dan terletak sekitar 56 km sebelah utara kota terbesar Maine di Portland.

The Sun Journal, mengutip juru bicara kepolisian Lewiston, melaporkan penembakan di tiga lokasi bisnis terpisah: Sparetime Recreation, Schemengees Bar & Grille Restaurant, dan sebuah pusat distribusi Walmart.

Presiden Joe Biden telah diberi pengarahan dan akan terus dikabari soal ini, kata seorang pejabat AS di Washington.

BACA JUGA  Duh, Ridho Rhoma Kembali Terjerat Kasus Narkoba

Gubernur Maine Janet Mills mengaku telah diberitahu situasi tersebut. (02/Ant)