Perkuat Ekonomi Desa, 36 Truk Operasional KDKMP Disalurkan di Kediri

KDKMP
Salah satu prosesi pecah kendi sebelum penyerahan truk KDKMP kepada Kepala Desa. (Foto : Chandra Nurcahyo)

KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Upaya mendorong kemandirian ekonomi berbasis desa terus digencarkan melalui kolaborasi antara Kodim 0809 Kediri dan Pemerintah Kabupaten Kediri. Salah satunya diwujudkan lewat penyerahan simbolis 36 unit truk operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Monumen Simpang Lima Gumul, Senin (6/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Kodim 0809/Kediri Dhavid Nur Hadiansyah, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, serta jajaran Forkopimda.

Dalam sambutannya, Dandim menjelaskan bahwa KDKMP dirancang sebagai pusat layanan usaha mikro guna memperkuat ekonomi masyarakat desa dan mendukung pemerataan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menegaskan, keterlibatan TNI dalam program ini merupakan bagian dari tugas operasi militer selain perang (OMSP) untuk membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini bentuk dukungan kami kepada pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong kemandirian ekonomi dari desa,” ujarnya.

BACA JUGA  Jelang Masa Mudik, Pemerintah Uji Coba Penerapan Ganjil Genap di Tol

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pembangunan KDKMP di Kabupaten Kediri hampir tuntas. Dari total 334 titik, progresnya telah mencapai 96 persen dan ditargetkan segera rampung sepenuhnya.

Selain bantuan truk operasional, setiap koperasi juga akan dilengkapi fasilitas lain seperti kendaraan pick-up, motor roda tiga, etalase, perangkat IT kasir, hingga layanan klinik kesehatan.

Dandim berharap seluruh sarana tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami harap fasilitas ini digunakan dan dirawat dengan baik agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat desa,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito memberikan apresiasi atas percepatan pembangunan yang dilakukan. Ia menyebut Kabupaten Kediri kini menempati posisi keempat secara nasional dalam progres pengembangan KDKMP.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh kecepatan pelaksanaan, tetapi juga keberlanjutan dalam pengelolaan.

BACA JUGA  Kodim 0809/Kediri Bergerak! Babinsa Jadi Ujung Tombak Ketahanan Pangan Nasional

“Ini bukan soal siapa yang cepat memulai, tapi siapa yang bisa bertahan lama,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para kepala desa untuk memetakan potensi unggulan di wilayah masing-masing agar koperasi dapat dikelola secara fokus dan optimal.

“Kalau desanya kuat di pertanian, ya fokus di situ. Tidak perlu banyak sektor, cukup satu sampai tiga, tapi benar-benar maksimal,” ujarnya.

Mas Dhito menambahkan bahwa meskipun masih terdapat kendala teknis, capaian pembangunan yang telah menyentuh angka 96 persen menunjukkan progres yang sangat baik.

Ia turut mengapresiasi dukungan sarana yang diberikan, termasuk armada truk yang diyakini akan memperlancar distribusi dan aktivitas ekonomi desa.

“Dukungannya luar biasa, mulai dari bangunan hingga transportasi. Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” kata Bupati Kediri.

BACA JUGA  SMPN 2 Mojo Terapkan IFP untuk Belajar Lebih Modern

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa KDKMP merupakan bagian dari program strategis nasional yang harus dijalankan secara serius hingga ke tingkat desa.

“Kita menjalankan program Presiden, jadi harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tegas Mas Dhito.

Dengan dukungan fasilitas serta pengelolaan berbasis potensi lokal, KDKMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(CN/04)