PSSI Dorong Peningkatan Kualitas Wasit Liga Indonesia

PSSI menggelar Regular Media Briefing untuk menyampaikan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas wasit di kompetisi sepak bola nasional. (Foto: AGF/SP).
PSSI menggelar Regular Media Briefing untuk menyampaikan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas wasit di kompetisi sepak bola nasional. (Foto: AGF/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – PSSI menggelar Regular Media Briefing untuk menyampaikan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas wasit di kompetisi sepak bola nasional. Agenda ini berlangsung di Kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta, Selasa (10/3), sebagai bagian dari upaya memperkuat profesionalisme dan transparansi sistem perwasitan di Liga Indonesia.

Kegiatan yang digagas Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI tersebut juga melibatkan PSSI Pers sebagai forum komunikasi rutin antara federasi sepak bola nasional dengan media. Dalam forum ini, PSSI memaparkan perkembangan, evaluasi, serta program peningkatan kualitas kepemimpinan pertandingan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa peningkatan kualitas wasit menjadi salah satu pilar penting dalam membangun kompetisi sepak bola nasional yang profesional, adil, dan berintegritas. Menurut dia, sistem perwasitan yang kuat akan berkontribusi besar terhadap kualitas pertandingan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan liga.

“Sepak bola yang maju harus ditopang oleh sistem perwasitan yang kuat, transparan, dan profesional. Karena itu, PSSI terus mendorong berbagai program pengembangan wasit, baik dari sisi kualitas, sistem evaluasi, maupun pembinaan berkelanjutan,” kata Erick dalam keterangannya.

Ia menambahkan, PSSI ingin memastikan bahwa kepemimpinan pertandingan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia semakin berkualitas dan dapat dipercaya oleh semua pihak, baik klub, pemain, maupun suporter.

BACA JUGA  Ternyata Ini Penyebab Erick Thohir Digugat OC Kaligis

Selain itu, Erick menilai keterbukaan informasi kepada media menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap sistem perwasitan nasional. Oleh karena itu, melalui forum Regular Media Briefing, PSSI berupaya memberikan penjelasan secara terbuka mengenai berbagai langkah pembenahan yang tengah dilakukan.

“Melalui forum ini kami ingin menjelaskan kepada publik berbagai langkah yang sedang dan akan dilakukan PSSI dalam memperbaiki ekosistem perwasitan. Transparansi adalah kunci agar semua pihak memahami proses pembinaan yang sedang berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite Wasit sekaligus Departemen Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Erick Thohir, federasi tengah menjalankan berbagai inisiatif strategis guna meningkatkan kualitas perwasitan di Indonesia.

Menurut Ogawa, program pengembangan tersebut tidak hanya berfokus pada kompetisi kasta tertinggi, tetapi juga mencakup pembinaan wasit di berbagai daerah serta peningkatan kualitas officiating di cabang futsal.

“Di bawah kepemimpinan Presiden PSSI Bapak Erick Thohir, kami menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas perwasitan, mulai dari penguatan sistem evaluasi, pengembangan jumlah dan kualitas wasit di daerah, hingga pembinaan wasit futsal,” kata Ogawa.

Dalam pemaparannya, Komite Wasit PSSI menjelaskan empat fokus utama program peningkatan kualitas perwasitan nasional.

Pertama adalah evaluasi kinerja wasit di kompetisi Super League dan Championship. Evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap performa wasit yang memimpin pertandingan di dua level kompetisi tersebut guna memastikan standar kepemimpinan pertandingan terus meningkat.

BACA JUGA  Prancis Kalahkan Azerbaijan 3-1, Amankan Tiket Piala Dunia 2026

Melalui evaluasi rutin, PSSI berharap kualitas keputusan di lapangan semakin konsisten serta meminimalkan potensi kesalahan yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan.

Kedua, PSSI tengah mengembangkan platform digital bernama REFER. Sistem ini dirancang sebagai platform evaluasi, administrasi penunjukan pertandingan, serta sarana edukasi bagi para wasit.

Dengan adanya REFER, proses penilaian kinerja wasit diharapkan menjadi lebih transparan dan terstruktur. Selain itu, platform ini juga diharapkan dapat mendukung profesionalisme dalam pengelolaan perwasitan di Indonesia.

Ketiga adalah pengembangan serta penambahan jumlah wasit di tingkat Asosiasi Provinsi (Asprov). Program ini bertujuan memperluas pembinaan wasit ke berbagai daerah guna memastikan regenerasi berjalan dengan baik.

Melalui pembinaan yang merata di seluruh wilayah Indonesia, PSSI menargetkan terciptanya sumber daya wasit yang berkualitas serta mampu memimpin pertandingan di berbagai level kompetisi nasional.

Keempat, PSSI juga memberikan perhatian pada pengembangan wasit futsal. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem sepak bola nasional secara menyeluruh.

Menurut Ogawa, futsal merupakan salah satu cabang yang terus berkembang di Indonesia. Oleh karena itu, peningkatan kualitas officiating di kompetisi futsal juga menjadi prioritas agar pertandingan dapat berjalan lebih profesional dan kompetitif.

Ia menambahkan bahwa kegiatan Regular Media Briefing for Refereeing akan dijadikan agenda rutin oleh PSSI. Forum ini diharapkan menjadi sarana komunikasi konstruktif antara federasi dan media dalam menyampaikan perkembangan program pembinaan wasit.

BACA JUGA  Terima Aduan Petani Sawit, Erick Thohir: Siapa Oknumnya? Laporkan ke Saya

“Bapak Erick Thohir telah menginstruksikan kami untuk menyampaikan secara terbuka kepada media mengenai berbagai inisiatif dan pencapaian yang dilakukan Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI. Kami berharap forum ini dapat membantu publik memahami proses pembinaan perwasitan yang sedang berjalan,” ujar Ogawa.

Melalui berbagai langkah tersebut, PSSI berharap kualitas kepemimpinan pertandingan di kompetisi sepak bola Indonesia dapat terus meningkat. Selain itu, federasi juga ingin memperkuat kepercayaan seluruh pemangku kepentingan terhadap integritas dan profesionalisme kompetisi nasional.

Dengan sistem evaluasi yang lebih terstruktur, pengembangan teknologi, serta pembinaan berkelanjutan di tingkat daerah, PSSI optimistis kualitas wasit nasional akan semakin baik dan mampu mendukung kemajuan sepak bola Indonesia di masa mendatang. (AGF/09).