“Program TJSL PalmCo kini tidak hanya berorientasi pada kegiatan filantropi, tetapi diarahkan pada penciptaan nilai bersama atau creating shared value (CSV).”
JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) lebih dari Rp65 miliar sepanjang 2025.
Penyaluran dana TJSL PTPN IV PalmCo tersebut menjangkau masyarakat di 94 kabupaten dan kota di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa realisasi TJSL tersebut merupakan bagian dari transformasi strategi sosial perusahaan.
Menurutnya, program TJSL PalmCo kini tidak hanya berorientasi pada kegiatan filantropi, tetapi diarahkan pada penciptaan nilai bersama atau creating shared value (CSV).
“Sepanjang 2025, kami memegang prinsip hadir berdampak dan tumbuh berkelanjutan. Alokasi TJSL disusun dengan porsi 70 persen untuk program CSV yang berdampak langsung terhadap keberlanjutan sosial dan bisnis, serta 30 persen untuk kegiatan filantropi,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Jatmiko mengatakan, salah satu fokus utama penyaluran TJSL pada 2025 adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui integrasi usaha mikro dan kecil (UMK) ke dalam rantai pasok perusahaan.
Ia mencontohkan pembinaan UMKM pandai besi di Desa Teratak, Riau, yang kini tergabung dalam Koperasi Desa Merah Putih.
Menurut Jatmiko, perusahaan memberikan dukungan berupa permodalan, sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga akses pasar. UMKM tersebut kini menjadi pemasok alat panen yang digunakan dalam operasional perusahaan.
Secara keseluruhan, PTPN IV PalmCo tercatat telah membina lebih dari 8.500 usaha mikro dan kecil melalui program pendampingan, peningkatan kapasitas, serta pengembangan pasar.
Investasi SDM dan Pelestarian Lingkungan
Selain sektor ekonomi, dana TJSL juga dialokasikan untuk pendidikan dan kesehatan. Melalui PalmCo Scholarship Program, perusahaan memberikan beasiswa penuh selama empat tahun bagi siswa berprestasi di sekitar wilayah operasional.
Perusahaan juga menyelenggarakan program kursus gratis bagi siswa SMA di sekitar kebun. Dari program tersebut, sekitar 90 persen peserta tercatat berhasil masuk perguruan tinggi negeri.
Di sektor kesehatan, PalmCo berkolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam Gerakan Cegah Stunting yang menjangkau lebih dari 4.000 anak dan keluarga melalui bantuan nutrisi serta pendampingan.
Di bidang lingkungan, PalmCo menjalankan program penghijauan dengan menanam lebih dari 30.000 pohon di daerah aliran sungai (DAS) serta menebar lebih dari 40.000 bibit ikan.
Perusahaan juga terlibat dalam upaya konservasi satwa dilindungi, seperti orangutan dan gajah, melalui kerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan lembaga swadaya masyarakat.
Tanggap Darurat Bencana
PTPN IV PalmCo juga berperan dalam penanganan bencana, khususnya bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera. Perusahaan terlibat dalam penyediaan bantuan evakuasi, pendirian posko, dan distribusi logistik bagi masyarakat terdampak.
Selain pada masa tanggap darurat, perusahaan turut terlibat dalam tahap pemulihan pascabencana, termasuk pendampingan pembangunan dan relokasi sekitar 2.000 unit hunian tetap bagi korban bencana.
Realisasi penyaluran dana TJSL lebih dari Rp65 miliar sepanjang 2025 tersebut menunjukkan peran PTPN IV PalmCo sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga pada kontribusi sosial dan pelestarian lingkungan.(PR/01)










