Ratusan Prajurit Kodim Probolinggo Mengikuti Jalan nya Ops Gaktib Dan Ops yustisi Citra Wira Clurit Tahun 2026

kegiatan pemeriksaan kendaraan dan sosialisasi yang dikemas dalam Ops Gaktib Citra Wira clurit dan Ops yustisi Citra Wira Clurit Tahun 2026
Kegiatan pemeriksaan kendaraan dan sosialisasi yang dikemas dalam Ops Gaktib Citra Wira clurit dan Ops yustisi Citra Wira Clurit Tahun 2026 (Foto Istimewa)

PROBOLINGGO – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Pabung Kodim 0820/Probolinggo Mayor Inf Heri Hutomo memimpin jalannya kegiatan pemeriksaan kendaraan dan sosialisasi yang dikemas dalam Ops Gaktib Citra Wira clurit dan Ops yustisi Citra Wira Clurit Tahun 2026 yang diikuti ratusan prajurit dengan penanggung jawab kegiatan Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yudo Apriyantono, Jumat (27/2).

Pabung Kodim 0820/Probolinggo Mayor Inf Heri Hutomo mengatakan, operasi penegakan ketertiban (Ops Gaktib) Citra Wira Clurit dan Operasi Yustisi (Ops Yustisi) Citra Wira Clurit Tahun Anggaran 2026 adalah langkah strategis dalam rangka menegakkan disiplin, meningkatkan kesadaran hukum serta kepatuhan prajurit terhadap peraturan perundang-undangan dan tata tertib yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat.

BACA JUGA  Data WHO Sebut Indonesia Negara Urutan 17 Negara Kasus Covid-19 Tertinggi

Operasi ini untuk mencegah terjadinya pelanggaran disiplin dan tindak pidana yang dapat merugikan satuan serta mencoreng nama baik institusi sekaligus membentuk prajurit yang profesional, berintegritas dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.”Melalui operasi tersebut diharapkan dapat tercipta kondisi tertib administrasi, tertib personel serta terpeliharanya citra positif TNI di tengah masyarakat khususnya di wilayah Kodim 0820/Probolinggo,” kata Mayor Inf Heri Hutomo.

Sementara Dansub Denpom V /3-1 Probolinggo Lettu CPM Slamet, mengungkapkan momentum ini sebagai upaya pembinaan dan pengawasan dalam rangka meningkatkan disiplin, kepatuhan hukum serta profesionalisme prajurit di lingkungan Kodim 0820/Probolinggo. Ops Gaktib dan Ops Yustisi bukanlah kegiatan yang bersifat mencari kesalahan prajurit, melainkan langkah preventif dan edukatif untuk mencegah terjadinya pelanggaran.

BACA JUGA  Dukung Labuan Bajo Destinasi Wisata Superprioritas, Presiden Jokowi Resmikan SPAM Wae Mese II

Sebagai prajurit TNI AD kita dituntut untuk selalu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat. Saya menekankan kepada seluruh anggota agar displin karena itu adalah kunci utama dalam setiap pelaksanaan tugas.”Jadikan pelaksanaan Ops Gaktib dan Ops Yustisi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, tentunya dengan disiplin yang kuat kita akan mampu menjaga nama baik satuan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Institusi TNI,”tuturnya.(ACZ)