Sirnas Padel Open 2026 Jakarta Sukses, Cetak Juara dan Bibit Muda

Gelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri Jakarta berlangsung sukses dan lancar. (Foto: ist).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Gelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open 2026 Seri Jakarta berlangsung sukses dan lancar.

Turnamen yang digelar oleh Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) pada 12–15 Februari 2026 di Bandeja Padel Arena ditutup dengan partai final empat kategori pada Minggu (15/2/2026).

Antusiasme tinggi terlihat dari penonton yang hadir langsung maupun menyaksikan secara daring.

Puncak kompetisi tersaji pada nomor Open Men yang menghadirkan duel sengit antarpasangan unggulan.

Armando Sumarno yang berpasangan dengan Marc Bernils Garcia tampil solid sepanjang turnamen dan memastikan gelar juara setelah menundukkan pasangan Giorgio Sumarno/Sergi Lorenz dua set langsung dengan skor 2-0.

Dominasi Armando/Marc terlihat sejak awal laga final. Keduanya mampu menjaga konsistensi permainan, memaksimalkan servis, serta tampil disiplin dalam transisi bertahan ke menyerang. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi gelar perdana bagi Armando bersama Marc di level nasional.

“Alhamdulillah, ini gelar pertama saya bersama Marc. Saya datang dari latar belakang tenis, dan bisa kembali meraih prestasi di panggung nasional membuat saya sangat bahagia. Kuncinya latihan keras dan disiplin,” ujar Armando usai pertandingan.

Menurutnya, kesiapan fisik menjadi faktor penentu dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat selama turnamen berlangsung.

“Skill itu penting, tetapi fisik adalah fondasi. Tanpa fisik yang kuat, tidak akan ada pencapaian. Kemenangan ini saya persembahkan untuk orang tua,” tambahnya.

BACA JUGA  Liverpool Gasak Villarreal, Luis Diaz Jadi Pembeda

Sementara itu, pada nomor Open Women, pasangan Fadona Kusuma/Novela Rezha tampil sebagai kampiun usai menaklukkan Beatrice Gumulya/Albina Khabibulina dalam laga final yang berlangsung kompetitif.

Pertandingan berjalan ketat dengan reli-reli panjang yang mengundang tepuk tangan penonton. Fadona/Novela mampu menjaga fokus di poin-poin krusial untuk memastikan kemenangan.

Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita, menegaskan bahwa Sirnas bukan sekadar turnamen rutin, melainkan fondasi utama dalam sistem pembinaan dan pemeringkatan nasional padel Indonesia.

“Alhamdulillah, penyelenggaraan berjalan tepat waktu dan lancar. Yang paling membahagiakan adalah hadirnya kategori usia 14 dan 16 tahun. Melihat anak-anak bertanding dengan penuh kegembiraan benar-benar menyentuh hati saya. Ini bukan hanya kompetisi, tapi investasi masa depan padel Indonesia,” ujar Galih.

Menurutnya, Sirnas memiliki peran strategis dalam memetakan talenta terbaik secara objektif. Melalui ajang ini, PBPI dapat mengumpulkan data atlet dari berbagai kelompok usia sebagai dasar pembinaan berjenjang menuju agenda internasional.

Galih menjelaskan, target jangka pendek PBPI adalah menyiapkan atlet menuju Junior Asia Cup. Sementara dalam jangka panjang, federasi menatap peluang tampil di Olimpiade 2032.

“Sirnas menjadi pintu masuk awal. Dari sinilah kami melakukan scouting untuk Kejurnas, SEA Games, hingga kualifikasi kejuaraan dunia. Data atlet yang mulai terbentuk sangat krusial untuk pembinaan berkelanjutan,” jelasnya.

BACA JUGA  Menpora Minta PB Padel Susun Road Map Prestasi hingga Olimpiade

Sirnas Padel Open 2026 Seri Jakarta juga mencatat sejarah dengan dibukanya nomor nasional kelompok usia U-14 dan U-16.

Sebanyak 28 pasangan putra serta sejumlah pasangan putri ambil bagian, melibatkan pengurus provinsi dari berbagai daerah di Indonesia.

Antusiasme tinggi tidak hanya datang dari peserta, tetapi juga dari orang tua yang mendukung langsung anak-anak mereka bertanding.

PBPI menilai geliat kompetisi usia dini menjadi sinyal positif bahwa ekosistem padel nasional mulai tumbuh.

“Orang tua bahkan sudah bertanya seri berikutnya digelar di mana. Ini bukti bahwa pembinaan usia dini mulai hidup dan berkembang,” kata Galih.

Di kategori U-14, pasangan Shabir Radinka Rasyid Samy/Andre Carey Mochtar keluar sebagai juara putra, sementara sektor putri dimenangkan Athaya Syifa Zahra/Alikha Prasta Hidayat.

Adapun di kategori U-16, Joshua Tsuryanto/Arsad Arka menjadi juara putra, sedangkan Nikeisha Widya/Valerie Priscilla mengamankan gelar juara putri.

Penutupan turnamen turut dihadiri Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS.

Kehadiran perwakilan induk organisasi olahraga nasional tersebut menegaskan dukungan terhadap perkembangan padel di Tanah Air.

PBPI optimistis, dengan konsistensi penyelenggaraan Sirnas di berbagai daerah, padel Indonesia akan memiliki sistem pembinaan yang kuat dan terstruktur. Selain mencetak juara di level nasional, turnamen ini diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet berdaya saing internasional.

BACA JUGA  PBPI Gelar Rakernas 2025, Matangkan Peta Prestasi dan Upaya Masuk DBON

Keberhasilan Sirnas Padel Open 2026 Seri Jakarta tidak hanya tercermin dari lancarnya penyelenggaraan dan tingginya partisipasi atlet, tetapi juga dari semangat kompetitif yang tumbuh di semua kategori usia.

Dengan fondasi pembinaan yang semakin matang, padel Indonesia kini menatap masa depan dengan optimisme lebih besar.

Daftar Juara Surnas Padel Open 2026 Seri Jakarta

Open Men:

Juara: Armando Sumarno / Marc Bernils Garcia

Open Women:

Juara: Fadona Kusuma / Novela Rezha

Kategori U-14:

Putra: Shabir Radinka Rasyid Samy / Andre Carey Mochtar

Putri: Athaya Syifa Zahra / Alikha Prasta Hidayat

Kategori U-16:

Putra: Joshua Tsuryanto / Arsad Arka

Putri: Nikeisha Widya / Valerie Priscilla. (AGF/09).