DENPASAR, SUDUTPANDANG.ID – Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Hukum (Kemenkum) dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) Tahun Anggaran 2025 resmi ditutup pada Senin (10/11/2025). Kegiatan yang berlangsung selama 16 hari, sejak 20 Oktober hingga 10 November 2025 itu, bertujuan meningkatkan kompetensi PPPK dalam mendukung pencapaian visi dan misi Kemenkum.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Bali beserta jajaran turut hadir dalam kegiatan penutupan orientasi PPPK Kemenkum yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting.
Ketua Tim Kerja, Siti Fathiyah, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan orientasi PPPK PJJ telah terlaksana dengan baik. Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi PPPK menjadi kunci untuk mewujudkan target kinerja Kemenkum.
“Orientasi ini merupakan bekal penting bagi PPPK untuk segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaik di unit kerjanya masing-masing,” ujarnya.
Perwakilan peserta orientasi juga menyampaikan kesan positif dan apresiasi kepada penyelenggara.
“Selama 16 hari ini, kami tidak hanya memperluas wawasan sebagai aparatur sipil negara, tetapi juga membangkitkan kembali semangat untuk melayani masyarakat,” ungkap perwakilan tersebut.
Penutupan kegiatan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris BPSDM Hukum, Jusman, yang mewakili Kepala BPSDM Hukum. Dalam sambutannya, Jusman menegaskan bahwa orientasi telah memberikan pembekalan mendalam mengenai tata nilai Kemenkum, etika berorganisasi, serta kesiapan dalam memberikan pelayanan publik.
“Seluruh PPPK diharapkan tidak hanya memahami, tetapi juga menerjemahkan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Jusman.
Menutup sambutannya, ia menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan para peserta.
“Kami yakin seluruh PPPK mampu menjadi aparatur yang tangguh dan berdaya saing,” pungkasnya, menandai berakhirnya orientasi sekaligus dimulainya pengabdian para PPPK di lingkungan Kemenkum.(One/01)










