KUDUS-JATENG, SUDUTPANDANG.ID – Presiden Direktur (Presdir) Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menyatakan dukungannya terhadap penguatan ekosistem kompetisi olahraga di Indonesia.
“Djarum Foundation terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai organisasi olahraga untuk menggelar kejuaraan di Kudus. Jika waktu dan kesiapan fasilitas dinilai memadai, kolaborasi tersebut diharapkan dapat terwujud, katanya di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (15/10/2025).
Ia menyampaikan hal itu disela-sela dua hari terakhir (14-15/10) menyambangi langsung ke Djarum Arena di Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah, untuk memantau langsung jalannya penyelenggaraan PON Bela Diri Kudus 2025.
Didampingi jajaran KONI Pusat serta para pengurus organisasi olahraga dari berbagai provinsi, Victor meninjau dan menonton jalannya persaingan di empat cabang olahraga yang dipertandingkan di empat GOR tersebut.
Dikemukakannya bahwa Djarum Foundation juga memiliki komitmen kuat untuk menjadikan Kudus sebagai destinasi “sport tourism” (wisata olahraga) yang semarak, sekaligus menarik lebih banyak masyarakat untuk datang yang akan berdampak positif terhadap roda perekonomian daerah.
Dalam cabang olahraga bela diri, kata dia, Djarum Foundation memang memiliki iktikad untuk menggiatkan berbagai ajang olahraga, baik itu single-event maupun multi-event, khususnya pada cabang-cabang yang sudah memiliki kesiapan matang.
Langkah ini, katanya, diharapkan dapat mendorong pembinaan atlet sekaligus memperkuat ekosistem kompetisi di tingkat nasional.
“Semoga bangsa Indonesia semakin giat dalam membina kemampuan bela diri, karena hal ini juga merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas jiwa dan raga bangsa,” kata Victor Rachmat Hartono.

Gagasan KONI Pusat
Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara PON Bela Diri Kudus 2025, Ryan Gozali selama dua pekan terakhir disibukkan dengan kegiatan supervisi terhadap seluruh rangkaian penyelenggaraan.
Tidak hanya mengawasi aspek teknis dan pelaksanaan acara, ia juga harus memastikan para atlet, ofisial, wasit, serta pengurus provinsi dari 10 cabang olahraga yang dipertandingkan dapat terakomodasi dengan baik selama berada di Kota Kudus.
Selama dua hari ajang itu berjalan, ia menilai penyelenggaraan berjalan cukup lancar dan mendapat respon yang positif dari berbagai pihak yang terlibat.
Namun ia juga mengakui, ada sejumlah hal yang masih bisa dibenahi dan ditingkatkan dalam penyelenggaraan multi-event yang melibatkan lebih dari 2.500 atlet ini.
“Tentu saja kita akan terus improvement. Jika ke depan tersedia waktu persiapan yang lebih panjang, bukan tidak mungkin jumlah peserta yang terlibat akan bertambah dan melampaui 2.500 atlet,” katanya.
Ia menceritakan ikhwal tercetusnya ide penyelenggaraan PON Bela Diri Kudus 2025, yang merupakan ajang pertama di Indonesia.
Menurut dia ada gagasan dari KONI Pusat untuk membuat event-event baru yang di luar PON, karena yang sekarang ada cuma PON saja setiap empat tahun sekali.
“Dan kami rasa juga itu sangat sedikit untuk kebutuhan pembinaan dan prestasi dari masing-masing cabang olahraga. Oleh karena itu kebijakan KONI Pusat memperkenalkanlah yang namanya PON Bela Diri, PON Pantai, PON Indoor, atau PON Remaja,” katanya.
Khusus untuk bela diri — yang menjadi event dua tahun sekali –, kata dia, ke depannya diharapkan setiap cabang olahraga dari bela diri menjadikan ajang PON Bela Diri sebagai kejurnas levelnya.
“Dan PON Bela Diri Kudus 2025 yang perdana ini adalah bentuk kontribusi dari Djarum Foundation untuk membantu pembinaan olahraga di Indonesia,” demikian Ryan Gozali.
PON Bela Diri Kudus 2025 merupakan kolaborasi bersama KONI, Bakti Olahraga Djarum Foundation, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Pemerintah Kabupaten Kudus dan berlangsung 12–26 Oktober.
PON Bela Diri Kudus 2025 merupakan kolaborasi bersama KONI, Bakti Olahraga Djarum Foundation (BODF), Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Pemerintah Kabupaten Kudus.
Ajang itu didukung oleh Blibli, Caffino, 5 Days Croissant, Hydroplus, Kopi Tubruk Gadjah, Polytron, tiket.com, MIND ID, VIT air mineral, dan media partner Kumparan.com.
Seluruh pertandingan di PON Bela Diri Kudus 2025 disiarkan melalui giant screen di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, serta live streaming di akun YouTube PONBelaDiri dan siaran langsung di TVRI. (Red/02)


