Pangdam Jaya Tekankan Integritas PNS TNI AD

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi memimpin pengambilan sumpah/janji PNS TNI AD di Markas Kodam Jaya. (Foto: IST/SP).

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta, Letjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., memimpin upacara pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Markas Kodam Jaya, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pengabdian para aparatur sipil negara dalam mendukung tugas pokok TNI AD melalui profesionalisme, integritas, dan semangat pelayanan kepada bangsa.

Upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat itu diikuti para PNS yang mengucapkan sumpah dan janji sebagai bentuk kesiapan menjalankan amanah negara.

Prosesi tersebut tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan peneguhan moral dan tanggung jawab sebagai bagian dari institusi pertahanan negara.

Dalam amanatnya, Pangdam Jaya menegaskan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar pekerjaan atau profesi, melainkan amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, setiap aparatur sipil negara memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran tugas organisasi sekaligus menjaga citra TNI AD di tengah masyarakat.

“Menjadi PNS adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada negara, institusi maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, setiap tugas harus dilaksanakan dengan penuh dedikasi, disiplin, dan rasa tanggung jawab,” ujar Letjen TNI Deddy Suryadi.

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi memimpin pengambilan sumpah/janji PNS TNI AD di Markas Kodam Jaya. (Foto: IST/SP).

Ia menekankan bahwa terdapat tiga nilai utama yang wajib dipegang teguh oleh seluruh PNS di lingkungan Kodam Jaya, yakni disiplin, integritas, dan inovasi.

BACA JUGA  Canangkan Food Estate 43 Hektar, Pangdam Jaya bersama Pemda Kabupaten Bekasi Panen Raya

Ketiga nilai tersebut dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang profesional serta mampu menjawab tantangan organisasi yang terus berkembang.

Menurut Pangdam, disiplin merupakan kunci utama dalam menciptakan budaya kerja yang tertib, efektif, dan bertanggung jawab.

Disiplin tidak hanya tercermin dari kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dalam ketepatan waktu, kualitas pekerjaan, serta komitmen menjalankan setiap tugas yang diberikan.

Selain disiplin, Pangdam Jaya juga mengingatkan pentingnya inovasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ia menilai transformasi digital telah mengubah berbagai aspek pekerjaan, sehingga aparatur sipil negara dituntut mampu beradaptasi dengan cepat melalui peningkatan kompetensi dan pemanfaatan teknologi secara optimal.

Menurutnya, inovasi tidak selalu berarti menciptakan sesuatu yang besar, tetapi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana untuk meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi kerja, serta efektivitas pelaksanaan tugas di lingkungan Kodam Jaya.

“Aspek inovasi harus terus dikembangkan agar kita mampu mengikuti perkembangan zaman dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Jangan takut belajar hal-hal baru, terutama yang berkaitan dengan teknologi digital,” katanya.

Nilai berikutnya yang menjadi perhatian Pangdam adalah integritas. Ia menegaskan bahwa kejujuran, tanggung jawab, dan konsistensi dalam menjalankan tugas merupakan modal utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI AD.

BACA JUGA  Pjs Bupati Asahan Lepas Kafilah Ikuti Festival Seni Qasidah

Menurutnya, integritas harus tercermin dalam setiap tindakan, baik saat menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Aparatur sipil negara di lingkungan Kodam Jaya diharapkan mampu menjadi teladan melalui perilaku yang santun, rendah hati, dan menjunjung tinggi etika.

“Dedikasi dan loyalitas PNS sangat menentukan wajah TNI AD di mata masyarakat. Jadilah teladan melalui sikap santun, rendah hati, dan bijak dalam bersosial,” tegasnya.

Pangdam juga mengingatkan seluruh PNS agar mampu menjaga nama baik institusi dalam berbagai situasi, termasuk saat menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus disikapi secara bijaksana agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap organisasi maupun pribadi.

Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pembelajaran yang berkelanjutan. Dengan kompetensi yang semakin baik, PNS di lingkungan Kodam Jaya diharapkan mampu memberikan pelayanan yang profesional serta mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

Lebih lanjut, Pangdam menilai keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh prajurit, tetapi juga oleh kontribusi aparatur sipil negara yang bekerja di berbagai bidang administrasi, perencanaan, logistik, hingga pelayanan pendukung lainnya. Karena itu, setiap PNS memiliki peran penting dalam menjaga efektivitas organisasi.

Di akhir amanatnya, Letjen TNI Deddy Suryadi berharap seluruh PNS Kodam Jaya mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, adaptif, religius, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi kepada bangsa dan negara.

BACA JUGA  Pangdam Jaya Berikan Bingkisan Lebaran Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Ia menekankan bahwa sumpah dan janji yang telah diucapkan bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen moral yang harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dengan memegang teguh nilai disiplin, integritas, dan inovasi, para PNS diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kodam Jaya sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI Angkatan Darat.

Melalui momentum pengambilan sumpah/janji tersebut, Kodam Jaya menegaskan komitmennya dalam membangun aparatur sipil negara yang profesional, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman demi mendukung terwujudnya organisasi TNI AD yang modern, adaptif, dan semakin dipercaya masyarakat. (EGI/09).