Prajurit Kopassus Raih Penghargaan Sangkur Perak, Inspirasi Patriotisme dan Keteladanan

Avatar photo
Prajurit Kopassus Raih Penghargaan Sangkur Perak, Inspirasi Patriotisme dan Keteladanan
Panglima Kopassus, Letjen TNI Djon Afriandi, memberikan penghargaan Sangkur Perak kepada Prajurit Kopassus berprestasi, Rabu (14/1/2026).(Foto: Dok.Penkopassus)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Delapan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD dianugerahi Sangkur Perak, penghargaan kehormatan tertinggi di Korps Baret Merah. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian, dedikasi, dan pengabdian yang melampaui panggilan tugas, sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit dan masyarakat mengenai nilai patriotisme dan keteladanan.

Dilansir dari keterangan Penkopassus, Rabu (14)1/2025), penghargaan diserahkan langsung oleh Panglima Kopassus, Letjen TNI Djon Afriandi, Rabu (14/1/2026), dalam upacara yang berlangsung khidmat di markas Kopassus.

Dalam sambutannya, Djon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, mendorong prajurit untuk terus bertugas dengan tulus, ikhlas, dan profesional.

Dua prajurit hadir langsung menerima penghargaan, yakni Serma Wardoyo dan Serma Edi Sutono, sementara enam lainnya tengah melaksanakan tugas di daerah operasi, termasuk wilayah Papua.

BACA JUGA  Film Kisah Ulama Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Resmi Ditayangkan

Serma Edi Sutono

Sorotan utama penganugerahan kali ini tertuju pada Serma Edi Sutono, yang dianugerahi Sangkur Perak atas aksi heroiknya saat Latihan Bersama DOLPHINE XVI-2024.

Dalam latihan penerjunan tandem freefall dari ketinggian 10.000 kaki bersama anggota Special Operations Command Filipina, Sgt. Sabado, Edi menyadari rekannya kehilangan kesadaran di udara.

Tanpa ragu, ia mengejar dan menolong Sgt. Sabado hingga payung utama rekannya terbuka dengan sempurna, menyelamatkan nyawanya.

Edi sendiri sempat menghadapi kendala saat membuka payung dan mendarat keras, menabrak pohon sebelum menyentuh tanah. Keberanian tanpa pamrih inilah yang menjadi alasan utama penghargaan Sangkur Perak kepadanya.

Selain Edi, penghargaan diberikan kepada prajurit lain yang menunjukkan prestasi gemilang dalam berbagai penugasan operasional, terutama di wilayah Papua. Penganugerahan ini menegaskan komitmen tinggi Korps Baret Merah dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

BACA JUGA  Dandim 0820/Probolinggo Hadiri Pembukaan RAIMUNA

Dedikasi

Dalam amanatnya, Panglima Kopassus menekankan bahwa dedikasi dan keberanian prajurit bukan hanya prestasi individu, tetapi menjadi teladan bagi generasi muda dan masyarakat luas.

“Teruslah berbuat yang terbaik, tulus, dan ikhlas dalam setiap penugasan,” ujar Letjen Djon Afriandi.

Aksi heroik para prajurit Kopassus ini menjadi pengingat bahwa pengorbanan demi sesama dan bangsa adalah bentuk tertinggi dari patriotisme.

Keberanian mereka tidak hanya mengharumkan Korps Baret Merah, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan keteladanan bagi seluruh bangsa.(01)