Dokter Pastikan Bukan Overdosis, Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia

Lula Lahfah
Selebgram Lula Lahfah (Foto,: Net)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Meninggalnya selebgram Lula Lahfah sempat memunculkan beragam spekulasi di media sosial. Salah satu isu yang ramai diperbincangkan adalah dugaan bahwa Lula wafat akibat overdosis obat-obatan. Dugaan tersebut kemudian dibantah secara tegas oleh tim medis yang menangani Lula sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Dokter spesialis jantung yang terlibat langsung dalam penanganan Lula, dr. Haryanto, Sp.JP, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan medis tidak menunjukkan adanya indikasi penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang, maupun alkohol. Klarifikasi ini disampaikan melalui keterangan resmi kepada media untuk meluruskan informasi yang beredar luas di ruang digital.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium dan toksikologi, tidak ditemukan adanya zat adiktif, alkohol, ataupun obat-obatan terlarang di dalam tubuh pasien. Jadi kami pastikan bahwa kematian tidak disebabkan oleh overdosis,” ujar dr. Haryanto, Sp.JP.

BACA JUGA  Kodam Jaya-Polda Metro-Koopsud 1 Olahraga Bersama Pertebal Silaturahmi

Ia menjelaskan bahwa Lula dibawa ke Instalasi Gawat Darurat dalam kondisi fisik yang sangat lemah. Sejak awal kedatangan, sejumlah indikator vital menunjukkan penurunan yang cukup signifikan.

Tim medis pun segera melakukan tindakan penyelamatan dan pemeriksaan menyeluruh sesuai dengan prosedur standar penanganan pasien kritis.

Dari hasil evaluasi klinis yang dilakukan, tim dokter menemukan adanya gangguan irama jantung yang bersifat fatal. Kondisi tersebut dinilai berkaitan dengan kelelahan fisik berat yang berlangsung dalam waktu lama, sehingga memicu kegagalan fungsi jantung secara mendadak.

“Secara medis, yang kami temukan adalah gangguan irama jantung yang berujung fatal. Kondisi fisik pasien sudah sangat drop ketika tiba di rumah sakit,” kata dr. Haryanto.

BACA JUGA  Lomba PBB SLTP-SLTA se-Pasuruan Raya Digelar Sambut HUT TNI ke-79

Lebih lanjut dijelaskan, pemeriksaan toksikologi merupakan prosedur rutin dalam penanganan kasus kematian mendadak, terutama ketika pasien datang dalam kondisi tidak stabil.

Namun, hasil pemeriksaan memastikan tidak adanya faktor eksternal berupa zat kimia berbahaya yang berperan dalam kematian Lula Lahfah.

Pihak keluarga Lula Lahfah turut membenarkan klarifikasi yang disampaikan oleh tim medis. Dalam pernyataan kepada awak media, keluarga berharap penjelasan dokter dapat menghentikan berbagai rumor yang beredar dan memberikan ruang bagi mereka untuk berduka tanpa tekanan spekulasi publik.

“Kami berharap masyarakat bisa menghormati hasil medis dan tidak lagi menyebarkan asumsi yang tidak berdasar,” demikian pernyataan keluarga.

Dengan adanya penjelasan resmi dari tim dokter, isu overdosis yang sempat berkembang luas dinyatakan tidak benar. Aparat dan pihak rumah sakit menegaskan bahwa informasi terkait penyebab meninggalnya Lula Lahfah hanya merujuk pada hasil pemeriksaan medis yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.(04)