Dukung Dan Sukseskan Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Koramil Kuripan Dampingi Petani Wilayah Binaan

pendampingan dalam proses penanaman padi di wilayah binaan
Anggota Koramil 0820-10/Kuripan saat pendampingan proses penanaman padi di wilayah binaan (Foto Istimewa)

PROBOLINGGO – JATIM | SUDUTPANDANG.ID – Koramil 0820-10/Kuripan kembali hadir di tengah-tengah para petani dengan melakukan

pendampingan dalam proses penanaman padi di wilayah binaan. Pendampingan secara langsung tersebut sebagai bentuk komitmen dalam rangka mendukung dan mensukseskan program gerakan antisipasi darurat pangan nasional, Minggu (29/3).

Anggota Koramil 0820-10/Kuripan Pelda Triyuli Cahyo menyampaikan bahwa proses penanaman dan perawatan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi ketahanan pangan nasional.Ketahanan pangan nasional adalah kondisi di mana semua orang memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman dan bergizi.

“Untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, pemerintah melakukan beberapa upaya antara lain membangun dan merehabilitasi jaringan irigasi, membangun bendungan, memodernisasi irigasi, menjaga kebersihan saluran irigasi, mengendalikan impor dan ekspor pangan serta memperkuat infrastruktur,”ujar Pelda Triyuli Cahyo.

BACA JUGA  DPRD Desak DKI Cairkan PMD Untuk Dharma Jaya

Pelda Triyuli Cahyo menambahkan bahwa ketahanan pangan nasional penting karena Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar dan cakupan geografis yang luas. Beberapa komponen ketahanan pangan nasional adalah ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan pangan, aksesibilitas terhadap pangan dan pemanfaatan pangan.

“Sumberdaya pertanian mulai dari penyuluh hingga para petani harus bergerak cepat mengambil bagian menjaga ketahanan pangan, kunci dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional adalah meningkatkan produksi dan segala sumber daya dan dukungan perlu difokuskan dalam peningkatan produksi pada musim tanam yang sedang berlangsung maupun yang akan datang,”ungkapnya.

Lebih lanjut Babinsa berpostur tinggi tegap ini mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui TNI telah menerapkan pendekatan yang holistik, dukungan sarana dan prasarana ditujukan pada proses hulu sampai hilir dari penyiapan lahan sampai pengolahan. “Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian yang secara tidak langsung tentunya berkontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia secara berkelanjutan,”tuturnya.(ACZ)