Pemkab Tangerang Fokus Perbaikan Jalan, Kelola Sampah dan Tangani Banjir

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid (pegang mik) pada acara Musrenbang 2027 di Pendopo Kabupaten. (Ist)

TANGERANG – SUDUT PANDANG.ID –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, saat ini fokus untuk penanganan perbaikan jalan, kelola sampah dan menanggani persoalan banjir yang harus dituntaskan pada tahun anggaran 2027.

“Agenda hari ini adalah tindak lanjut dari Musrenbang tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan. Substansinya adalah perumusan anggaran 2027 melaksanakan program unggulan dan skala prioritas demi kepentingan masyarakat,” kata Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Tangerang, Rabu (15/4/2026).

Maesyal mengatakan hal itu pada acara Musrenbang di Pendopo Kabupaten bahwa pihaknya sudah sependapat dengan Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah (TAPD) untuk memantapkan sasaran yang langsung menyentuh masyarakat.

Namun TAPD tersebut umumnya merujuk pada sebuah inisiatif yang diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 188.52/1797/SJ/2012, dan kegiatan sifatnya sosialisasi atau seremonial, bisa ditunda agar anggaran menyentuh kebutuhan yang diharapkan masyarakat.

BACA JUGA  Pj. Bupati Pasuruan Tinjau Pasar Pasrepan Pasca Kebakaran

Musrenbang ini merupakan langkah strategis untuk menjaring masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan rancangan pembangunan daerah dan merupakan puncak dari rangkaian penjaringan aspirasi dilakukan secara berjenjang dari tingkat bawah.

Bahkan pembangunan tahun 2027 mengusung tema “Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan”, sebagai bagian dari pelaksanaan tahun ketiga RPJMD 2025–2029.

Arah kebijakan ini difokuskan pada enam prioritas utama, termasuk tata kelola pemerintahan yang efisien, penguatan ekonomi, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandi mengatakan tahapan Musrenbang ini merupakan instrumen vital dalam menyepakati berbagai elemen krusial pembangunan.

​”Forum ini menjadi momentum bagi kita untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan sasaran prioritas di tingkat provinsi, ” demikian Erwin. (WAR)