Qarrar Firhand Juara WSK Euro Series 2026

Pembalap muda Indonesia Qarrar Firhand mencetak sejarah dengan menjuarai WSK Euro Series 2026 kategori OK di Cremona Circuit, Italia. (Foto: ist/SP)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Pembalap muda Indonesia, Qarrar Firhand, mencatatkan sejarah baru di dunia balap internasional setelah berhasil menjuarai WSK Euro Series 2026 kategori OK.

Gelar prestisius tersebut dipastikan usai pembalap Ward Racing itu finis di posisi kedua pada putaran final yang berlangsung di Cremona Circuit, Italia, Sabtu (11/7), sekaligus mengakhiri kariernya di ajang karting dengan pencapaian gemilang.

Keberhasilan Qarrar menjadi juara WSK Euro Series menjadi tonggak penting bagi perkembangan olahraga balap Indonesia.

Kompetisi tersebut dikenal sebagai salah satu kejuaraan karting paling bergengsi di dunia yang menjadi batu loncatan bagi banyak pembalap menuju Formula 4, Formula 3, hingga Formula 1.

Meski gagal memenangi balapan final, konsistensi Qarrar sepanjang seri membuatnya tetap mengunci gelar juara umum.

Pembalap berusia 15 tahun itu juga mencatatkan fastest lap atau putaran tercepat pada balapan final dengan waktu 47,600 detik, mempertegas dominasinya sepanjang akhir pekan di Italia.

“Saya sangat bangga bisa menutup perjalanan saya di karting dengan gelar WSK Euro Series. Final race berlangsung sangat ketat dan saya menikmati pertarungan yang luar biasa sepanjang balapan,” ujar Qarrar dalam keterangan resminya.

Dominasi Sejak Kualifikasi

Perjalanan Qarrar menuju gelar juara dimulai dengan penampilan impresif pada sesi kualifikasi. Ia berhasil merebut pole position setelah mencatatkan waktu terbaik 47,900 detik, mengungguli para pesaingnya dari berbagai negara.

BACA JUGA  Timnas Futsal U-19 Indonesia Kalahkan Malaysia 1-0 di ASEAN Championship 2025

Momentum positif tersebut terus berlanjut pada seluruh rangkaian balapan. Qarrar tampil tanpa cela dengan menyapu bersih kemenangan di seluruh heat race, sebelum kembali menjadi yang tercepat pada sesi prefinal.

Hasil sempurna pada fase awal itu membuat peluang Qarrar menjadi juara semakin terbuka. Bahkan sebelum balapan final dimulai, ia telah mengumpulkan poin yang cukup untuk mengamankan gelar juara umum.

Final Berlangsung Ketat

Balapan final berlangsung sengit sejak lampu start dipadamkan. Memulai lomba dari posisi terdepan, Qarrar langsung memimpin rombongan pada lap pertama.

Namun persaingan berubah pada putaran kedua ketika pembalap asal Inggris, Henri Domain, berhasil melakukan manuver agresif di tikungan chicane untuk merebut posisi pertama.

Meski kehilangan pimpinan lomba, Qarrar tidak menyerah begitu saja. Ia terus memberikan tekanan kepada Domain hingga lap terakhir dan beberapa kali mencoba mencari celah untuk menyalip.

Sayangnya, usaha tersebut belum membuahkan hasil. Qarrar harus puas finis di posisi kedua dengan selisih 0,366 detik dari Domain yang keluar sebagai pemenang balapan final.

Meski demikian, hasil tersebut tidak mengurangi arti pencapaiannya karena ia tetap memastikan diri sebagai juara WSK Euro Series 2026 kategori OK.

Akhiri Karting dengan Gelar Bergengsi

Keberhasilan meraih gelar juara menjadi penutup sempurna perjalanan Qarrar di dunia karting internasional.

BACA JUGA  Danantara Tegaskan Dukungan untuk Event Besar Kemenpora dan Penguatan Sport Tourism

Selama akhir pekan balapan di Cremona, ia tampil sangat dominan dengan meraih pole position, memenangi seluruh heat race, menjadi juara prefinal, finis kedua pada final, serta mencetak fastest lap.

Konsistensi tersebut menjadi bukti kualitas pembalap muda Indonesia yang mampu bersaing dengan talenta terbaik dunia.

“Terima kasih kepada tim Ward Racing, keluarga, sponsor, dan seluruh masyarakat Indonesia yang terus mendukung saya. Gelar ini saya persembahkan untuk Indonesia dan menjadi motivasi besar untuk menghadapi tantangan berikutnya di Formula 4,” kata Qarrar.

Modal Menuju Formula 4

Gelar WSK Euro Series 2026 sekaligus menjadi bekal berharga bagi Qarrar sebelum memasuki jenjang balap mobil formula.

Setelah menuntaskan kiprahnya di karting, pembalap kelahiran 2011 tersebut dijadwalkan menjalani debut pada British Formula 4 Championship yang dimulai akhir Juli 2026.

Kejuaraan Formula 4 Inggris merupakan salah satu kompetisi pembinaan pembalap terbaik di Eropa dan menjadi jalur penting menuju Formula Regional, Formula 3, hingga Formula 2.

Manajemen Qarrar menilai keberhasilan menjadi juara WSK Euro Series merupakan fondasi yang sangat kuat untuk menghadapi tantangan baru tersebut.

“Menjadi juara WSK Euro Series adalah pencapaian luar biasa karena level kompetisinya merupakan salah satu yang tertinggi di dunia karting. Ini menjadi fondasi yang sangat kuat sebelum memulai langkah berikutnya di British Formula 4 Championship,” tulis manajemen dalam pernyataan resminya.

BACA JUGA  Para Pemain Siap Tempur, Gregoria Punya Target Khusus

Harapan Baru Balap Indonesia

Prestasi Qarrar Firhand menjadi kabar menggembirakan bagi dunia olahraga Indonesia, khususnya cabang olahraga otomotif. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia mulai melahirkan pembalap muda yang mampu bersaing di level internasional melalui berbagai ajang karting Eropa.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menekuni dunia balap sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah motorsport dunia.

Dengan usia yang masih sangat muda, peluang Qarrar untuk berkembang menuju level yang lebih tinggi masih terbuka lebar.

Tantangan berikutnya adalah membuktikan kemampuan di ajang Formula 4, yang menjadi tahap awal perjalanan menuju kasta tertinggi balap mobil dunia.

Jika mampu mempertahankan performa dan konsistensinya, bukan tidak mungkin Qarrar akan menjadi salah satu pembalap Indonesia yang mampu bersaing di level internasional pada masa mendatang. (09/AGF).